Kompas.com - 14/02/2018, 22:13 WIB
Kompas TV Polisi menyita buku dan tulisan teror kepada pengurus kelenteng bernada ancaman akan melakukan pengeboman disertai permintaan uang.

 

KARAWANG, KOMPAS.com - Diduga mengalami depresi, Dadang Purnama alias Daeng, pelaku teror bom di Kelenteng Kwan Tee Koen, Jalan Ir H Juanda Nomor 1A, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, mengamuk dan memukul sejumlah kawan satu selnya.

Kapolres Karawang AKBP Hendi Febrianto Kurniawan menyebutkan, Dadang mengamuk saat dititipkan Rumah Tahanan (Rutan) Polres Karawang seusai menjalani pemeriksaan.

"Di sela tidak ada pemeriksaan, kami titip di Rutan Polres. Dia (Dadang) disatukan dengan tahanan lainnya. Di situlah dia (Dadang) mukulin yang lainnya, orang-orang yang di dalam sel itu, tahanan yang lain," ujar Hendy, Rabu (14/2/2018).

Akibatnya, kata Hendy, Dadang terpaksa ditempatkan di sel khusus dan diisolasi dari tahanan lain. Tujuannya, tambah Hendy, untuk menjaga kondusivitas Rutan Polres Karawang.

"Untuk menjaga keamanan, makanya kami pisah, kami sendirikan, steril. Tetapi tetap di Mapolres Karawang," katanya.

Baca juga: Pelaku Ancaman Bom terhadap Kelenteng di Karawang Ditangkap

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hendy mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan tersangka. Oleh sebab itu, dia belum bisa menyimpulkan, apakah tersangka sakit jiwa atau sadar dan sehat saat melakukan aksi teror bom.

"Nanti biar psikolog atau ahli (yang menjelaskan kondisi tersangka). Tapi untuk sementara ini bisa diajak komunikasi. Mungkin stres, depresi," ujarnya.

Operasi penertiban orang gila

Sementara itu, setelah munculnya ancaman tersebut, Polres Karawang bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Karawang dan dinas terkait melakukan operasi penertiban orang gila.

Kapolres Karawang AKBP Hendy Febrianto Kurniawan menyebutkan, operasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kerawanan di kabupaten berjuluk kota lumbung padi ini. Terlebih lagi, pihaknya telah menangkap pelaku teror bom di Kelenteng Kwan Tee Koen pada Senin (12/2/2018) dini hari.

"Kami perlu melakukan antisipasi terkait masalah keamanan masyarakat. Orang gila saat ini telah menjadi isu di sejumlah daerah, dengan adanya peristiwa penganiayaan ulama. Kami ingin memastikan di Karawang tidak akan terjadi seperti itu," ungkap Hendy.

Baca juga: Pelaku Kirim Teror Bom ke Kelenteng lantaran Sakit Hati soal Pesangon

Hendy mengatakan, operasi tersebut mulai dilakukan pada Senin (12/1/2/2018), dan menjaring 38 orang gila. Mereka yang terjaring sudah didata oleh petugas gabungan dan diserahkan kepada Pemkab Karawang.

"Setelah didata, mereka (orang gila) dikembalikan kepada keluarganya. Sementara yang tidak diketahui identitasnya akan dirawat di penampungan milik Pemkab Karawang," kata dia.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menyatakan dukungan terhadap operasi penertiban orang gila tersebut. Terlebih lagi, menurut Cellica, keberhasilan Polres Karawang mengungkap ancaman bom di Kelenteng Kwan Tee Koen telah membuka mata masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Cellica menambahkan, keberadaan orang gila tidak bisa lagi diacuhkan, dan masyarakat harus berpartisipasi untuk melaporkan keberadaan orang gila.

"Biar kami pemerintah daerah yang akan mengurusnya. Kami punya tempat penampungan orang gila. Mereka (orang gila) akan dirawat hingga sembuh. Jika mereka (orang gila) berasal dari luar Karawang, akan dikembalikan kepada keluarganya," tutur Cellica.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Regional
Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.