Kompas.com - 14/02/2018, 20:10 WIB
Ketua Bawaslu Abhan Misbah seusai apel Panwaslu se-Jawa Tengah, di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Rabu (14/2/2018). KOMPAS.com/Ika Fitriana Ketua Bawaslu Abhan Misbah seusai apel Panwaslu se-Jawa Tengah, di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Rabu (14/2/2018).


MAGELANG, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebutkan, ada sekitar 40 bakal calon kepala daerah yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sehingga berpotensi sengketa. Mereka bisa menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena dinyatakan tidak lolos mengikuti pilkada di daerah masing-masing.

"Dari 569 pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, dan wali kota-wakil wali kota, ada sekitar 40 pasangan calon yang berkasnya dinyatakan TMS. Maka, saya katakan itu berpotensi sengketa," kata Ketua Bawaslu Abhan Misbah seusai apel pengawas pemilu di Taman Lumbini, Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (14/2/2018).

Abhan mengatakan, gugatan ke Panwaslu bisa dilakukan sesuai tingkatannya, baik Panwaslu Kabupaten/Kota maupun Bawaslu Provinsi. Pengajuan gugatan akan dilayani selama tiga hari sejak penetapan pasangan calon kepala daerah pada Senin (12/2/2018).

"Batas waktunya tiga hari, sampai besok (15/2/2018). Tapi, sampai hari ini belum ada yang mengajukan sengketa. Setelah (sengketa) diregistrasi, kami punya waktu 12 hari untuk menyelesaikan putusan," jelas Abhan.

Baca juga: Bawaslu dan Facebook Samakan Persepsi soal Ujaran Kebencian

Lebih lanjut, Abhan merincikan sejumlah daerah yang berpotensi sengketa, antara lain Sumatera Utara, Kapuas, dan Maluku Utara. Kendati demikian, dari segi keamanan, daerah-daerah yang berpotensi tersebut masih tergolong kondusif.

"Saya kira aparat keamanan sudah mengantisipasi, dan sampai hari ini alhamdulillah di wilayah yang dinyatakan TMS masih kondusif," katanya.

Pada kesempatan itu, Abhan mengingatkan kepada paslon untuk tidak melakukan money politics dan politisasi SARA. Apabila ada yang terbukti melakukan praktik itu secara terstruktur, sistematis, dan masif, maka ada ancaman hukuman pidana hingga disikualifikasi.

Dia pun mengimbau seluruh masyarakat dan stakeholder untuk mengampanyekan stop politik uang dan politisasi SARA. Praktik-praktik ini menjadi awal pembentukan pemerintahan yang koruptif.

Baca juga: Bawaslu Ingatkan Ada Ancaman Diskualifikasi jika Sumber Dana Kampanye Tak Jelas

“Aksi money politics adalah embrio dari berbagai kasus korupsi yang terjadi di berbagai daerah sehingga perlu adanya peran masyarakat dan stakeholder untuk terus mengampanyekan stop money politics atau politik transaksional,” tuturnya.

Apel pengawas pemilu se-Jawa Tengah dihadiri cagub dan cawagub Jateng nomor urut 2, Sudirman Said-Ida Fauziah, serta cawagub Jateng nomor urut 1, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin). Hadir pula calon bupati Magelang nomor urut 2 M Zaenal Arifin dan calon wakil bupati nomor urut 2 Edi Cahyana, serta sejumlah stakeholder Kabupaten Magelang.

Kompas TV Salah satu poin utama yang disepakati adalah dana kampanye dilarang berasal dari sumber tak dikenal dan memiliki jumlah maksimal.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Regional
Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.