Kerangka Hewan Sepanjang 11 Meter Hebohkan Warga Tambelan - Kompas.com

Kerangka Hewan Sepanjang 11 Meter Hebohkan Warga Tambelan

Kompas.com - 14/02/2018, 16:19 WIB
Rangka hewan raksasa yang ditemukan warga Tambelan. Belum diketahui hewan jenis apa, yang jelas rangka ini ditemukan di pingir pantai pulau Betundakdok.SAUD Rangka hewan raksasa yang ditemukan warga Tambelan. Belum diketahui hewan jenis apa, yang jelas rangka ini ditemukan di pingir pantai pulau Betundak

BATAM, KOMPAS.com - Warga Pulau Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, mendadak heboh setelah seorang nelayan bernama Usman (54) menemukan sebuah kerangka hewan sepanjang 11 meter di Pulau Tambelan.

Belum diketahui jenis hewan dari kerangka tersebut. Namun, saat ini kerangka tersebut masih disimpan oleh penemunya di Desa Kukup, Pulau Tambelan.

Syamsudin, Ketua HNSI Tambelan, mengatakan, kerangka makhluk yang belum diketahui spesiesnya ini, awalnya ditemukan Usman di sekitar Pantai Pulau Betundak sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (8/2/2018).

"Saat itu, Pak Usman sedang menjaring ikan di area pantai Pulau Betundak dan saat itulah melihat tulang-belulang yang sudah terdampar di bibir Pantai Pulau Betundak," kata Syamsudin.

(Baca juga: Polisi Tangkap Pedagang Hewan Langka yang Berjualan di Facebook)

Belum diketahui apakah itu tulang rangka ikan atau mahluk lainnya yang jelas panjangnya diperkirakan hingga 11 meteran. Bahkan rangka yang ditemukan merupakan rangka yang kedua ditemukan oleh Usman.

"Sebelumnya beliau juga sudah pernah menemukan rangka seperti itu sekitar tahun 90-an dan saat ini rangka itu disimpan di rumah adat Tambelan yang ada di Tanjung Pinang," ungkap Syamsudin.

(Baca juga: Kisah Anjing K-9 Sempat Mabuk Saat Bertugas di Kapal Berisi 1 Ton Sabu)

Rencananya, lanjut Syamsudin, rangka yang ditemukan ini akan disumbangkan ke Pemerintah Kabupaten Bintan agar bisa diteliti mengenai kemungkinan adanya makhluk laut dengan ukuran besar di perairan Bintan, Kepulauan Riau.

"Saat ini kondisi rangka hewan besar itu sudah dibersihkan dan rencana Pak Usman akan menyerahkannya ke Pemkab Bintan," ujarnya.

 

 

Kompas TV Perginya dana asing sukses menekan bursa. Perdagangan pun ditutup turun 0,6 persen pada akhir pekan lalu.


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X