Peserta Pilkada Kudus Kantongi Nomor Urut, Firasat Seorang Calon Jadi Kenyataan

Kompas.com - 14/02/2018, 15:51 WIB
Suasana pengundian nomor urut masing-masing paslon Bupati dan Wakil Bupati Kudus 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus yang berlangsung di Hotel Griptha, Kudus, Jateng Selasa (13/2/2018). KOMPAS.com/Puthut Dwi PutrantoSuasana pengundian nomor urut masing-masing paslon Bupati dan Wakil Bupati Kudus 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus yang berlangsung di Hotel Griptha, Kudus, Jateng Selasa (13/2/2018).

KUDUS, KOMPAS.com - Lima pasangan calon bupati dan wakil bupati Kudus, Jawa Tengah, secara resmi telah mengantongi nomor urut sebagai peserta Pilkada Kudus 2018.

Nomor urut itu diperoleh itu ditentukan dalam pengundian oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus yang berlangsung di Hotel Griptha, Kudus, Selasa (13/2/2018).

Hasil undiannya sebagai berikut:

Pasangan Masan-Noor Yasin (An Noor) memperoleh nomor urut 1; Noor Hartoyo-Junaidi (Harjuna) memperoleh nomor urut 2; dan Sri Hartini-Setia Budi Wibawa memperoleh nomor urut 3;

Sedangkan pasangan dari jalur perseorangan yakni Akhwan-Hadi Sucipto (Akhi) memperoleh nomor urut 4 dan pasangan M Tamzil-Hartopo memperoleh nomor urut 5.

Salah satu calon bupati, Masan, mengaku bersyukur mendapatkan nomor urut 1. Menurut dia, nomor urut 1 merupakan angka keberuntungan karena itu adalah angka terdepan.

"Ini angka keberuntungan dan saya tak menyangka hal itu. Pemenang ya satu. Satu itu utama," ujarnya.

Baca juga: KPU Tetapkan Lima Pasangan Calon Lolos Pilkada Kudus 2018

Berbeda halnya dengan Sri Hartini yang mengaku sudah merasakan firasat akan memperoleh nomor urut 3. Hal itu, sambung dia, diperolehnya melalui pengalaman spiritual seusai berziarah ke makam para wali.

"Saat berziarah ke makam para wali, kiai melihat saya ada aura nomor tiga. Berapa pun nomornya, kita akan sama-sama berjuang untuk Kudus," kata Sri Hartini.

Sementara itu, Ketua KPU Kudus Moh Khanafi menyampaikan, tahapan pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati dilakukan sesuai PKPU. Langkah ini bertujuan untuk memberikan identitas kepada setiap paslon untuk mencetak suara, kampanye, dan pemasangan di TPS.

"Jadi nomor urut itu penting sekali," kata Khanafi.

Dalam kegiatan ini, pihak Kepolisian Resor Kudus diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan ekstraketat. Jumlah tim pendukung masing-masing paslon yang diperkenankan masuk juga dibatasi sekitar 200 orang.

Polisi juga menutup ruas jalan di depan hotel tersebut selama berlangsungnya rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon. Saat itu, teriakan dari para pendukung setiap paslon terus bersahutan di dalam gedung. 

Baca juga: Berikut Jumlah Kekayaan Bakal Cabup-Cawabup Kudus

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pondok Gontor Hanya Terapkan 4 Jam Pelajaran

Pondok Gontor Hanya Terapkan 4 Jam Pelajaran

Regional
Sempat Ancam Bunuh Bupati Aceh Tengah, Wabup Firdaus Minta Maaf, Keduanya Berdamai

Sempat Ancam Bunuh Bupati Aceh Tengah, Wabup Firdaus Minta Maaf, Keduanya Berdamai

Regional
Temui 4 Bocah Korban Pencabulan Kakek Pedofil, Risma Bantu Pulihkan Trauma

Temui 4 Bocah Korban Pencabulan Kakek Pedofil, Risma Bantu Pulihkan Trauma

Regional
1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

Regional
Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Regional
Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Regional
Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Regional
Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Regional
Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Regional
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur

Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur

Regional
Sedang Mengendarai Motor, Polisi Diserang hingga Tewas, Orangtua Pelaku Sempat Melerai

Sedang Mengendarai Motor, Polisi Diserang hingga Tewas, Orangtua Pelaku Sempat Melerai

Regional
Kisah Haru Anak Ketua DPRD Samarinda Gelar Akad Nikah di Samping Jenazah Ayahnya

Kisah Haru Anak Ketua DPRD Samarinda Gelar Akad Nikah di Samping Jenazah Ayahnya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Juli 2020

Regional
Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Modus Pelaku Pembunuh Perempuan di Penginapan Palembang

Terungkap, Ini Modus Pelaku Pembunuh Perempuan di Penginapan Palembang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X