Jatuh dari Pohon Setinggi 37 Meter, Misra Dibiarkan Lumpuh karena Miskin - Kompas.com

Jatuh dari Pohon Setinggi 37 Meter, Misra Dibiarkan Lumpuh karena Miskin

Kompas.com - 14/02/2018, 13:46 WIB
Calon Wakil Gubernur Dedi Mulyadi, mengunjungi Misra (28), yang lumpuh secara dadakan di Kabupaten Bandung Barat, Rabu (14/2/2018).KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHA Calon Wakil Gubernur Dedi Mulyadi, mengunjungi Misra (28), yang lumpuh secara dadakan di Kabupaten Bandung Barat, Rabu (14/2/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com — Calon wakil gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendatangi Misra (28), seorang pemuda lumpuh, warga Kampung Ciroyom Hilir, Desa Ciroyom, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (14/2/2018).

Pemuda itu dan keluarganya tak menyangka akan ditengok calon nomor urut 4 di Pilkada Jabar tersebut.

"Saya kaget, kenapa datang Pak Dedi menjenguk anak saya. Saya tidak ada pemberitahuan sebelumnya kalau akan ada tamu ke sini," ucap Ading (60), ayah Misra, saat ditemui di rumahnya.

Ading menjelaskan, anaknya lumpuh sejak setahun lalu akibat jatuh dari pohon sengon setinggi 37 meter di belakang rumahnya yang merupakan pegunungan. Beberapa kali pernah berobat ke rumah sakit, tetapi sampai sekarang belum sembuh.

Karena keterbatasan ekonomi, akhirnya keluarga pun membawa pulang dan merawatnya di rumah dengan ala kadarnya.

"Pernah berobat ke rumah sakit dan dirawat karena harus bayar rumah sakit jalur umum jadi kehabisan bekal uang untuk membayar," ucapnya.

Baca juga: Jatuh ke Sumur, Pencuri Bebek Minta Tolong kepada Korbannya

Selama ini, Ading yang memiliki tujuh anak tersebut membiayai anaknya yang sakit hanya dengan penghasilannya sebagai buruh sabit rumput. Terkadang ada tambahan biaya dari saudara-saudara Misra yang semuanya sudah berkeluarga.

"Semua saudaranya sudah berkeluarga dan suka membantu adiknya," katanya.

Misra pun sampai sekarang hanya bisa terbaring tak berdaya di tengah rumah panggung milik keluarga tersebut. Padahal, sebelum sakit, Misra merupakan anak yang gigih bekerja sebagai buruh bangunan dan tukang bor beton di salah satu perusahaan di Jakarta. Bahkan, dirinya dipercaya melakukan pengeboran beberapa hari di Singapura.

"Misra itu tulang punggung keluarga di sini. Kerjanya giat, tetapi karena jatuh dan lumpuh seperti ini jadi tak bisa bekerja lagi," katanya.

Sementara itu, Dedi Mulyadi mengakui mendapatkan informasi tentang Misra dari seorang koleganya melalui pesan singkat. Saat berkunjung, ia langsung memberitahukan keluarganya akan membawa Misra kembali ke rumah sakit.

"Nanti saya siapin ambulans dan akan kami bawa lagi ke rumah sakit," tambahnya.

Baca juga: Yusuf Mansur Sebut Kebijakan Dedi Mulyadi Liar...

Sebelum ke lokasi Misra, Dedi bersama rombongan datang ke perkampungan tersebut melewati jalan setapak pesawahan. Melihat di rumah-rumah panggung kampung itu banyak ternak domba, Dedi pun memberi tips tentang cara beternak domba yang baik dan benar.


Kompas TV Dedi menilai, hal itu merupakan dukungan karena adanya hubungan kedekatan.

Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X