Pasangan Calon Pilkada Jabar Dibuat Deg-degan Saat Ambil Nomor Urut

Kompas.com - 13/02/2018, 21:39 WIB
Peserta Pilkada Jawa Barat 2018. KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaPeserta Pilkada Jawa Barat 2018.

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat menyelenggarakan pengundian nomor urut peserta Pilkada Jawa Barat 2018 di Gedung Olahraga Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (13/2/2018).

Suasana membuat keempat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sempat deg-degan. Sebab, sebelum pengambilan nomor urut, para pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur terlebih dahulu memilih nomor antrean untuk menentukan pasangan mana yang terlebih dahulu memilih nomor urut.

Nomor antrean yang ada di dalam kendi tersebut kemudian dipecahkan oleh para calon wakil gubernur.

(Baca juga: Survei Indo Barometer, Rindu dan 2DM Bersaing Ketat di Pilkada Jabar)

Hasilnya, Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) mendapat antrean pertama, diikuti oleh pasangan TB Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah) di antrean nomor dua.

Antrean nomor tiga didapatkan oleh pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM) dan pasangan Ridwan Kamil- Uu Ruzhanul (Rindu) kebagian giliran terakhir.

(Baca juga: Warga: Banjir Kahatex Sekarang, Banjir yang Terbesar)

Setelah masing-masing pasangan memilih kendi nomor urut sesuai nomor antrean yang didapat, pasangan Rindu mendapatkan nomor urut 1, pasangan Hasanah mendapat nomor urut 2. Nomor urut 3 didapatkan oleh pasangan Asyik dan nomor urut 4 menjadi milik pasangan 2DM.

Setelah mendapatkan nomor urut, para pendukung seluruh pasangan pun langsung bersorak dan mengacungkan jari sesuai dengan nomor urut yang didapat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lapak PKL di Puncak Bogor Dibongkar karena Sering Dikerumuni Wisatawan

Lapak PKL di Puncak Bogor Dibongkar karena Sering Dikerumuni Wisatawan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

Regional
Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Regional
145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

Regional
'Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain'

"Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain"

Regional
7 Tahun Tak Lulus Kuliah, Mahasiswa Ini Diduga Nekat Gantung Diri, Ini Kata Polisi

7 Tahun Tak Lulus Kuliah, Mahasiswa Ini Diduga Nekat Gantung Diri, Ini Kata Polisi

Regional
Jam Malam pada Fase New Normal di Surabaya Resmi Diterapkan

Jam Malam pada Fase New Normal di Surabaya Resmi Diterapkan

Regional
2 Bulan Bekerja di Arab Saudi, Pekerja Indonesia Diduga Disiksa, Tangan Disetrika

2 Bulan Bekerja di Arab Saudi, Pekerja Indonesia Diduga Disiksa, Tangan Disetrika

Regional
'Kan Sudah Kita Kontrol, Kok Masih Dibilang Solo Zona Hitam?'

"Kan Sudah Kita Kontrol, Kok Masih Dibilang Solo Zona Hitam?"

Regional
Kisah Suparman Si 'Superman', 145 Kali Donasi Darah hingga Dapat Penghargaan dari SBY

Kisah Suparman Si "Superman", 145 Kali Donasi Darah hingga Dapat Penghargaan dari SBY

Regional
Putra Mantan Rais Aam PBNU Maju di Pilkada Jember

Putra Mantan Rais Aam PBNU Maju di Pilkada Jember

Regional
Orang Rimba Bertarung dengan Ular Sanca 3 Meter, Korban Tewas Dililit

Orang Rimba Bertarung dengan Ular Sanca 3 Meter, Korban Tewas Dililit

Regional
Suami Jual Istri dan Cowok Jual Pacar Usia Belasan di Jaringan Prostitusi Online Lintas Provinsi

Suami Jual Istri dan Cowok Jual Pacar Usia Belasan di Jaringan Prostitusi Online Lintas Provinsi

Regional
Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Meninggal karena Corona, Khofifah: Selamat Jalan Saudaraku

Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Meninggal karena Corona, Khofifah: Selamat Jalan Saudaraku

Regional
Ayah Hamili Anak karena Mirip Ibunya, Pacar Sempat Dituduh Pelakunya

Ayah Hamili Anak karena Mirip Ibunya, Pacar Sempat Dituduh Pelakunya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X