Kompas.com - 13/02/2018, 05:58 WIB
Soal pembangunan kereta kencana, 5 anggota DPRD Parepare ajukan interpelasi. KOMPAS.Com / Suddin SyamsuddinSoal pembangunan kereta kencana, 5 anggota DPRD Parepare ajukan interpelasi.

PAREPARE, KOMPAS.com - Lima orang anggota DPRD Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mengajukan hak Interpelasi kepada pimpinan DPRD.

Interpelasi itu diajukan karena mereka tidak setuju dengan pembangunan patung kereta kencana di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, yang menelan dana APBD Rp 2 miliar.

Hak Interpelasi ini kami ajukan, karena banyak kebijakan Pemerintah Daerah Parepare seakan menginjak-injak lembaga DPRD. Di mana kesepakatan yang dilakukan baik di pembahasan di tingkat komisi dan gabungan komisi tidak diindahkan oleh pemerintah daerah," kata Parman Agus Mante, anggota DPRD dari PKS, di gedung DPRD Kota Parepare, Senin (12/2/2018).

Parman menyebut, selain dirinya, empat anggota DPRD lain juga akan mengajukan interpelasi, di antaranya Sudirman Tansi (Fraksi Gerbang), Muh Iqbal (Fraksi Golkar), Abdul Salam Latif (Fraksi Golkar), dan Heri Ahmad (Fraksi Hannas).

“Kesepakatan pemkot dan DPRD hanya ada pembangunan taman dan sarana kebugaran terbuka. Bukan mendirikan patung kereta kencana yang ditarik oleh 9 patung kuda. Pada sejarah Bugis, tidak pernah ada kereta kencana di Kota Parepare,” tandas Parman.

Baca juga : Banyak Warga Miskin, Wakil Wali Kota Parepare Maju Tantang Wali Kota

Sementara Itu, anggota DPRD lainnya, Sudirman Tansi, menambahkan, pembangunan patung kereta kencana ini merupakan program revitalisasi taman tahun 2017, namun baru dilakukan pada 8 Januari lalu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Proyek revitalisasi itu tidak melalui proses lelang dan anggaran yang digunakan tidak sesuai dengan nilai yang telah ditetapkan DPRD," tuding Sudirman.

Baca juga : Masalah Pembangunan Sekolah, Wali Kota Parepare Dilaporkan ke Polisi

Kompas TV Harga sembako di beberapa daerah naik jelang tahun baru.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X