Calon Independen Tak Lolos, Pilkada Kota Bandung Hadirkan Tiga Pasangan

Kompas.com - 12/02/2018, 22:18 WIB
Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Alimubarok, saat ditemui wartawan seusai rapat pleno di Kantor KPU, Jalan Soekarno-Hatta, Senin (12/2/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKetua KPU Kota Bandung, Rifqi Alimubarok, saat ditemui wartawan seusai rapat pleno di Kantor KPU, Jalan Soekarno-Hatta, Senin (12/2/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung memutuskan bahwa bakal pasangan calon dari jalur perseorangan pada Pilkada Kota Bandung, yakni Doni Mulyana Kurnia-Yayat Rustandi, dinyatakan tidak lolos.

Pasangan dari jalur independen tersebut dinilai tidak memenuhi syarat jumlah dukungan minimal 110.213 KTP dari 16 kecamatan di Kota Bandung. Semula, pasangan Donny-Yayat telah menyerahkan 116.970 KTP. Namun, setelah dilakukan verifikasi, jumlah dukungan yang sah hanya sekitar 7.000 KTP.

"Syarat pencalonan dari jalur independen kurang, maka yang bersangkutan tidak memenuhi syarat. Setelah verifikasi itu hanya ada 7.037 dukungan yang sah dari 116.970 yang diberikan," ujar Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Alimubarok, seusai rapat pleno di Kantor KPU, Jalan Soekarno-Hatta, Senin (12/2/2018).

Dengan demikian, Pilkada Kota Bandung akan diikuti oleh tiga pasangan, yaitu Nurul Arifin-Choirul Yaqin Hidayat, Yossi Irianto-Aries Supriatna, dan Oded Muhammad Danial-Yana Mulyana.

Baca juga: Kurang Dukungan, Bakal Calon dari Perseorangan Gugur di Pilkada Kota Bandung

"Berdasarkan berita acara penetapan, dengan ini kami tetapkan pasangan calon wali kota dan wakil sebagai berikut, Nurul Qomaril Arifin dan Choirul Yaqin Hidayat, Yossi Irianto dan Aries Supriatna, serta Oded Muhammad Danial dan Yana Mulyana," kata Rifqi.

Setelah penetapan, Rifqi mengimbau kepada Oded yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung untuk segera memberikan surat cuti sebelum tanggal 15 Februari 2018.

Imbauan serupa juga ditujukan untuk Yossi yang menjabat sebagai Sekda Kota Bandung serta Aries yang saat ini berstatus sebagai anggota DPRD Kota Bandung.

"Paling lambat lima hari setelah penetapan harus sudah diajukan. Surat maksimal 30 hari sebelum pengambilan suara harus sudah diserahkan, berarti maksimal sekitar 26 Mei," ucapnya.

Apabila surat cuti dan pengunduran diri para calon yang sudah ditetapkan tak kunjung diberikan hingga batas akhir, Rifqi memastikan calon tersebut didiskualifikasi dan gagal melaju pada Pilkada Kota Bandung 2018.

Baca juga: Mojang Geulis Antar Nurul Arifin Maju Pilkada Kota Bandung

Kompas TV KPU Sumatera Utara menganggap legalisasi ijazah JR Saragih tidak sah.

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X