Kecelakaan di Tanjakan Emen, Polisi Panggil Manajemen Bus

Kompas.com - 12/02/2018, 17:32 WIB
Tampak sejumlah polisi dan beberapa aparat terkait tengah mensterilkan Jalan Tanjakan Emen di titik terjadinya kecelakaan bus maut yang telah merenggut 27 nyawa. Sistem buka tutup jalan ini dilakukan untuk melakukan olah TKP terjadinya kecelakaan tersebut. KOMPAS.com/AGIE PERMADITampak sejumlah polisi dan beberapa aparat terkait tengah mensterilkan Jalan Tanjakan Emen di titik terjadinya kecelakaan bus maut yang telah merenggut 27 nyawa. Sistem buka tutup jalan ini dilakukan untuk melakukan olah TKP terjadinya kecelakaan tersebut.

BANDUNG, KOMPAS.com - Polda Jabar akan memanggil manajemen perusahaan otobus (PO) terkait kecelakaan bus pariwisata di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, yang menewaskan 27 orang, Sabtu (10/2/2018).

"Pemangilan manajemen PO mungkin besok, karena saat ini tim TA masih di Subang, lagi gelar perkara. Kondektur juga kita panggil, semuanya akan layangkan panggilan," ujar Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Prahoro Tri Wahyono saat dihubungi KOMPAS.com, Senin (12/2/2018).

Prahoro menjelaskan, manajemen PO bus tersebut berpotensi menjadi tersangka. Sebab, saat rem bus bermasalah, sopir sempat berkomunikasi dengan pihak manajemen terkait penggantian bus. Namun tidak mendapat respons positif dari pihak manajemen.

"Manajemen juga bisa kita jerat," jelasnya.

(Baca juga : Kecelakaan Tanjakan Emen, Polisi Tetapkan Sopir Bus sebagai Tersangka )

Apabila dalam pemanggilan nanti, pihak manajemen tidak hadir, maka akan dilakukan penjemputan paksa. "Kalau tidak datang upaya paksa akan dilakukan," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, bus pariwisata (premium class) nomor polisi F 7959 AA berangkat dari Ciputat, Tangerang Selatan, melewati Tol Cipularang dan mampir makan di daerah Tangkubanparahu, Lembang, Jawa Barat, kemudian turun ke Ciater.

Dalam perjalanan, bus mengalami kecelakaan dan menabrak pengemudi kendaraan roda dua. Bus kemudian terguling di jalan raya Bandung-Subang, Kampung Cicenang, Ciater, Subang, Jawa Barat, atau Tanjakan Emen, Sabtu (10/2/2018) sekira pukul 17.00.

Akibat kecelakaan itu, 27 orang tewas, 22 luka berat, dan 7 orang luka ringan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X