Tiga Pasang Calon Siap Bertarung di Pilkada Kalbar

Kompas.com - 12/02/2018, 16:00 WIB
Tiga calon gubernur Kalbar (dari kiri) Sutarmidji, Karolin Margret Natasa, dan Milton Crosby berfoto bersama seusai penetapan pasangan calon di KPU Kalbar (12/2/2018). Dok UmarTiga calon gubernur Kalbar (dari kiri) Sutarmidji, Karolin Margret Natasa, dan Milton Crosby berfoto bersama seusai penetapan pasangan calon di KPU Kalbar (12/2/2018).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat menetapkan tiga pasang calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan mengikuti kontestasi Pilkada Kalbar.

Ketiga pasangan calon tersebut adalah Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot, Sutarmidji-Ria Norsan, serta Milton Crosby-Boyman Harun.

Ketua KPU Kalbar, Umi Rifdyawati mengungkapkan, penetapan ketiga pasangan calon ini setelah melalui beberapa tahapan seleksi dan verifikasi serta dinyatakan lolos mengikuti pilkada.

Penetapan ketiga pasangan calon tersebut diputuskan dalam pleno yang digelar di aula KPU Kalbar, Jalan Subarkah, Pontianak, Senin (12/2/2018). Dalam pleno tersebut, pasangan jalur perseorangan yaitu Kartius-Pensong dinyatakan tidak lolos dalam pencalonan.

"Maka para pasangan ini harus tunduk pada peraturan kampanye yang akan dimulai 15 Februari-23 Juni 2018. Maka, ketika jadwal kampanye sudah ditetapkan, para pasangan calon harus mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan," ujar Umi, Senin siang.

(Baca juga : Pilkada Kalbar, Karolin Tepis Isu Politik Dinasti )

Tiga pasangan ini memiliki kekuatan dukungan parpol beragam. Pasangan Karolin-Gidot diusung PDI-P, Demorat, dan PKPI dengan jumlah kursi 27 kursi.

kemudian, Sutarmidji-Ria Norsan diusung Golkar, Nasdem, PKB, PKS, Hanura dengan jumlah 21 kursi. Terakhir Milton Crosby-Boyman Harun yang diusung Gerindra dan PAN, dengan jumlah 13 kursi.

Selama masa kampanye, sambung Umi, tidak boleh ada lagi iklan di media massa baik itu televisi, koran, elektronik, maupun radio bagi pasangan calon ini.

"Sedangkan mereka yang statusnya sebagai kepala daerah harus cuti selama masa kampanye," tegas umi.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Anggota DPRD Jepara dan Tiga Stafnya Positif Corona, Kantor DPRD Ditutup

Dua Anggota DPRD Jepara dan Tiga Stafnya Positif Corona, Kantor DPRD Ditutup

Regional
Dirjen Dikti Kemendikbud: Data Kita Tidak Ada Profesor Hadi Pranoto

Dirjen Dikti Kemendikbud: Data Kita Tidak Ada Profesor Hadi Pranoto

Regional
Kota Tegal Catatkan 28 Kasus Baru Covid-19, Paling Banyak Tenaga Kesehatan

Kota Tegal Catatkan 28 Kasus Baru Covid-19, Paling Banyak Tenaga Kesehatan

Regional
Begal Sadis di Palembang Terjadi Lagi, Ibu Hamil Jatuh dari Motor

Begal Sadis di Palembang Terjadi Lagi, Ibu Hamil Jatuh dari Motor

Regional
Khofifah: Ada Sopir Ambulans Antar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Khofifah: Ada Sopir Ambulans Antar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Regional
Ambon Kembali Jadi Zona Merah Covid-19, Pemkot: Masyarakat Kurang Disiplin

Ambon Kembali Jadi Zona Merah Covid-19, Pemkot: Masyarakat Kurang Disiplin

Regional
Pernikahan Putri Edy Rahmayadi Akan Digelar dengan Konsep Berbeda

Pernikahan Putri Edy Rahmayadi Akan Digelar dengan Konsep Berbeda

Regional
Ketua DPRD Magetan Angkat Indriana, Siswi SMK yang Tinggal di Kandang Ayam Jadi Anak Asuh

Ketua DPRD Magetan Angkat Indriana, Siswi SMK yang Tinggal di Kandang Ayam Jadi Anak Asuh

Regional
Penumpang Pesawat Positif Corona dari Surabaya Sempat Ada di 15 Lokasi di Pontianak

Penumpang Pesawat Positif Corona dari Surabaya Sempat Ada di 15 Lokasi di Pontianak

Regional
Dimarahi Emak-emak Pedagang Kaki Lima, Mahyeldi: Itu Risiko Jadi Wali Kota

Dimarahi Emak-emak Pedagang Kaki Lima, Mahyeldi: Itu Risiko Jadi Wali Kota

Regional
DIY Tambah 28 Pasien Sembuh Covid-19, Terbanyak dari Kabupaten Bantul

DIY Tambah 28 Pasien Sembuh Covid-19, Terbanyak dari Kabupaten Bantul

Regional
Meski Kesulitan Bayar UKT, Dokter Residen di RSUP Kandou Manado Tetap Layani Pasien

Meski Kesulitan Bayar UKT, Dokter Residen di RSUP Kandou Manado Tetap Layani Pasien

Regional
Tagihan Listrik Rp 19 Juta, YLKI: PLN Jangan Limpahkan Kesalahan Pencatatan pada Konsumen

Tagihan Listrik Rp 19 Juta, YLKI: PLN Jangan Limpahkan Kesalahan Pencatatan pada Konsumen

Regional
KLHK: Perusahaan Pembakar Lahan di Jambi Harus Bayar Rp 590 Miliar

KLHK: Perusahaan Pembakar Lahan di Jambi Harus Bayar Rp 590 Miliar

Regional
Gubernur NTT Berharap Tak Ada Lagi Cleaning Service yang Bersihkan Sampah ASN...

Gubernur NTT Berharap Tak Ada Lagi Cleaning Service yang Bersihkan Sampah ASN...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X