Kompas.com - 12/02/2018, 15:26 WIB
Pintu depan Kelenteng Kim Hin Kiong yang berlokasi di Jalan Dr Setia Budi Gang Klenteng No 56, Gresik. KOMPAS.com / HamzahPintu depan Kelenteng Kim Hin Kiong yang berlokasi di Jalan Dr Setia Budi Gang Klenteng No 56, Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2569/2018 yang bakal diperingati pada tanggal 16 Februari, Kelenteng Kim Hin Kiong yang berlokasi di Jalan Dr Setia Budi Gang Kelenteng No 56, Kelurahan Pulopancikan, Kecamatan Gresik Kota, Gresik, Jawa Timur, mulai bersolek.

Selain membersihkan kelenteng, jemaat juga sudah mulai melakukan agenda penyucian sejumlah patung dewa-dewi serta barang-barang yang dianggap keramat lainnya.

“Memang ada dua versi yang berkembang di Indonesia mengenai ritual penyucian patung dewa-dewi, sebagian kelenteng melakukannya pada H-12 dan ada juga yang H-7. Bagi kami, ikut yang H-7. Bukan apa, tapi masalah kepercayaan saja, meski tujuannya tetap sama,” tutur Ketua Kelenteng Kim Hin Kiong, Budi Prasetyo Tedjo (The Ing Tiong), Senin (12/2/2018).

Baca juga: Menengok Tien Kok Sie, Kelenteng Berusia 300 Tahun di Solo

Para jemaat Kelenteng Kim Hin Kiong bergotong royong untuk melakukan bersih-bersih dan penyucian.KOMPAS.com / Hamzah Para jemaat Kelenteng Kim Hin Kiong bergotong royong untuk melakukan bersih-bersih dan penyucian.

Budi mengaku, ritual penyucian dan bersih-bersih kelenteng memang rutin dilakukan setiap tahun menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Hal ini dilakukan lantaran dianggap sebagai pengantar para dewa-dewi naik ke atas kayangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Secara garis besar, untuk perayaan Tahun Baru Imlek pada tahun ini tak jauh berbeda dengan sebelumnya. Dengan para jemaat bakal berkumpul dulu untuk melakukan persembahyangan pada tanggal 15 (Februari) malam, sebelum paginya merayakan Imlek,” jelas dia.

Salah satu altar tempat patung dewa-dewi yang ada di Kelenteng Kim Hin Kiong.KOMPAS.com / Hamzah Salah satu altar tempat patung dewa-dewi yang ada di Kelenteng Kim Hin Kiong.

Sementara itu, petugas humas kelenteng Kim Hin Kiong, Pek Tjoe Kian, menambahkan, semua patung dewa-dewi yang berada dalam kelenteng memang harus dilakukan ritual penyucian guna menyambut perayaan Tahun Baru Imlek.

“Sebelum ritual penyucian dilakukan, kami biasanya sembahyang dulu dengan membakar dupa serta berdoa kepada dewa-dewi supaya diberikan izin dikeluarkan dari tempatnya bersemayam. Ini agar memasuki tahun baru nanti, jiwa dan raga akan suci dari kesalahan yang membuat perjalanan hidup akan semakin cerah,” ucap Pek.

Baca juga: Kelenteng yang Satu-satunya di Kendal Ini Berhadapan dengan Mushala

Tercatat ada sekitar tujuh patung dewa yang disucikan, mulai dari Dewi Kwan Im yang dipercaya sebagai penyebar kasih sayang, Dewa Mak Cho, Dewi Laut, Dewa Bumi, Dewa Rezeki, hingga beberapa yang lain.

Dengan setiap satu dewa atau dewi tersebut, terdapat dua patung pengawal, sehingga jumlah total ada 21 patung yang disucikan dalam ritual.

“Kalau menurut hitungan, tahun ini termasuk dalam tahun anjing. Kami berharap pada tahun anjing ini bisa lebih baik dari sebelumnya, terhindar dari konflik, dan yang tak kalah penting tentu saja tetap damai dalam Bhinneka Tunggal Ika,” kata dia.

Beberapa barang yang turut dibersihkan di Kelenteng Kim Hin Kiong menjelang perayaan Imlek.KOMPAS.com / Hamzah Beberapa barang yang turut dibersihkan di Kelenteng Kim Hin Kiong menjelang perayaan Imlek.

Ditilik dari letak bangunan, keberadaan Kelenteng Kim Hin Kiong sudah mencerminkan keberagaman masyarakat yang ada di Gresik. Hal itu dikarenakan kelenteng yang didirikan pada 1 Agustus 1153 ini berada di tengah permukiman padat penduduk yang mayoritas memeluk agama Islam.

Meski berada di permukiman dengan mayoritas pemeluk agama Islam, tetapi warga dan pengunjung kelenteng bisa saling hidup rukun berdampingan. Terlebih lagi, 500 meter dari Kelenteng Kim Hin Kiong terdapat Masjid Jami Gresik, dan sekitar 100 meter di depan kelenteng juga berdiri Gereja Pantekosta GPdl Gresik.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.