Resmi Jadi Cagub, Ganjar Pranowo Harus Kosongkan Rumah Dinas - Kompas.com

Resmi Jadi Cagub, Ganjar Pranowo Harus Kosongkan Rumah Dinas

Kompas.com - 12/02/2018, 15:17 WIB
KPU Jateng menyelenggarakan pleno penetapan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur, Senin (12/2/2018)Kompascom/Nazar Nurdin KPU Jateng menyelenggarakan pleno penetapan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur, Senin (12/2/2018)

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diminta segera mengosongkan rumah dinas Puri Gedeh, di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Ganjar dipersilahkan "angkat kaki" dari rumah dinas yang terletak di Jalan Gubernur Budiono itu sebelum masa kampanye dimulai karena dia telah resmi ditetapkan sebagai calon gubernur di Pilkada Jateng 2018.

“Dalam tiga hari ini, proses pemindahan agar segera diselesaikan,” ujar ketua KPU Jawa Tengah Joko Purnomo, Senin (12/2/2018).

Joko menegaskan, KPU telah menerima surat dari menteri dalam negeri yang menjelaskan Ganjar Pranowo kini berstatus cuti di luar tanggungan negara.

Baca juga : Resmi, Ganjar Pranowo Vs Sudirman Said di Pilkada Jawa Tengah

Surat cuti dimulai pada 15 Februari 2018 hingga berakhirnya masa kampanye pada 23 Juni 2018. 

“Sudah, dari Kemendagri surat sudah diserahkan ke kami,” katanya.

Sebagai petahana, sambung Joko, Ganjar dilarang untuk memanfaatkan fasilitas negara kepada kepala daerah yang sebelumnya melekat, baik kendaraan, rumah dinas, operasional, hingga fasilitas lainnya sesuai ketentuan undang-undang.

Selama tiga hari ke depan atau sebelum masa kampanye, Ganjar harus tetap menjalankan tugas sebagai gubernur, sehingga dilarang berkampanye terlebih dulu.

“Larangan perlu dipatuhi untuk menghindari syak wasangka,” paparnya.

Di Pilkada jateng, Ganjar berpasangan dengan politisi PPP Taj Yasin. Dia melawan pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziyah yang disokong Gerindra, PKB, PAN dan PKS.

Baca juga : Ganjar Pranowo Merasa ?Diadudomba? dengan Petinggi PDI-P


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Cerita Ustaz Mustain Menangis Terharu Saat Pertama Kali Santrinya Lulus Sekolah Negeri

Cerita Ustaz Mustain Menangis Terharu Saat Pertama Kali Santrinya Lulus Sekolah Negeri

Regional
Betapa Istimewanya Al Quran Mini Ini, Bertinta Emas dan Ditulis Tangan

Betapa Istimewanya Al Quran Mini Ini, Bertinta Emas dan Ditulis Tangan

Regional
Polisi Tembak Residivis Kasus Sabu-sabu di Aceh Utara

Polisi Tembak Residivis Kasus Sabu-sabu di Aceh Utara

Regional
Dibantah, Kabar Cagub Sumut Edy Rahmayadi Alami Stroke

Dibantah, Kabar Cagub Sumut Edy Rahmayadi Alami Stroke

Regional
Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Pemerintah Diharapkan Perkuat Program Kontra Radikalisme sebagai Gerakan Nasional

Pemerintah Diharapkan Perkuat Program Kontra Radikalisme sebagai Gerakan Nasional

Nasional
UU Antiterorisme Sah, Polri Diharapkan Perkuat Deteksi Dini Ancaman

UU Antiterorisme Sah, Polri Diharapkan Perkuat Deteksi Dini Ancaman

Nasional
Pesan Jokowi untuk Anak Muda yang Aktif di Media Sosial, Jangan Menghujat

Pesan Jokowi untuk Anak Muda yang Aktif di Media Sosial, Jangan Menghujat

Regional
'Semoga Pak Presiden Kembali Lagi ke Sini...'

"Semoga Pak Presiden Kembali Lagi ke Sini..."

Regional
Bayi Panda Kelahiran Kebun Binatang Malaysia Tampil Perdana di Depan Publik

Bayi Panda Kelahiran Kebun Binatang Malaysia Tampil Perdana di Depan Publik

Internasional
Bola Raksasa Berdiameter 3,5 Meter Diarak Jelang Asian Games

Bola Raksasa Berdiameter 3,5 Meter Diarak Jelang Asian Games

Regional
Sepasang Melon Terjual Rp 413 Juta dalam Lelang di Jepang

Sepasang Melon Terjual Rp 413 Juta dalam Lelang di Jepang

Internasional
Gedung Putih Kirim Tim Persiapkan Pertemuan Trump-Kim Jong Un

Gedung Putih Kirim Tim Persiapkan Pertemuan Trump-Kim Jong Un

Internasional
Arsitektur yang Khas dan Instagramable Jadi Daya Tarik Masjid Ramlie Musofa

Arsitektur yang Khas dan Instagramable Jadi Daya Tarik Masjid Ramlie Musofa

Megapolitan
Setelah 20 Jam, Sopir 'Pick-up' yang Tenggelam di Kalimalang Ditemukan

Setelah 20 Jam, Sopir "Pick-up" yang Tenggelam di Kalimalang Ditemukan

Megapolitan

Close Ads X