Instrat: Popularitas Dedi Mulyadi Berpotensi Salip Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar - Kompas.com

Instrat: Popularitas Dedi Mulyadi Berpotensi Salip Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar

Kompas.com - 08/02/2018, 17:56 WIB
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi saat Konferensi Pers di DPD Partai Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Senin (6/11/2017).KOMPAS.com/Putra Prima Perdana Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi saat Konferensi Pers di DPD Partai Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Senin (6/11/2017).

BANDUNG, KOMPAS.com - Indonesia Strategic Institute (Instrat) merilis hasil survei persepsi warga Jawa Barat menjelang Pilkada Jawa Barat 2018.

Dalam rilis tersebut, pemilik kontestan peserta Pilkada Jawa Barat, pemilik popularitas tertinggi, masih dipegang oleh Deddy Mizwar dengan angka 93 persen.

Social Analyst Instrat, Adi Nugroho mengatakan, tingginya popularitas Deddy Mizwar sangat wajar lantaran latar belakangnya sebagai artis dan petahana yang memiki banyak waktu berkeliling Jawa Barat.

“Tapi popularitas Deddy Mizwar cenderung stagnan, mentok,” kata Adi dalam pemaparannya di Hotel Sawunggaling, Jalan Sawunggaling, Kota Bandung, Kamis (8/2/2018).

Sementara itu, kontestan Pilkada Jawa Barat lainnya, Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi justru mengalami peningkatan popularitas yang cukup signifikan. Jika pada bulan Desember 2016 Ridwan Kamil poparitasnya mencapai 80 persen dan bulan Desember 2017 menjadi 83 persen, popularitas wali Kota Bandung ini hingga bulan Januari 2018 telah mencapai 88 persen.

Baca juga : Cyrus Network: 98,5 Persen, Popularitas Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi Sudah Mentok

Fenomena yang sama dialami Dedi Mulyadi. Ketika pada bulan Desember 2016 popularitasnya hanya 57 persen dan di bulan Desember 2017 angkanya naik menjadi 65 persen, pada bulan Januari 2018 popularitas Dedi Mulyadi menjadi 68 persen.

“Dedi Mulyadi punya potensi besar untuk menyalip Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar,” ungkapnya.

Namun demikian, ketika disurvei dalam hal elektabilitas secara berpasangan, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) menjadi pemilik elektabilitas tertinggi dengan perolehan 25,6 persen. Kemudian disusul dengan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dengan perolehan 24,1 persen.

Dengan posisi 45,2 persen warga Jawa Barat belum menentukan pilihan, dua pasangan lainnya Sudrajat-Ahmad Syaikhu dengan tingkat elektabilitas hanya 2,1 persen dan TB Hasanudin-Anton Charliyan dengan 1,9 persen, Instrat menyatakan pertarungan Pilkada Jawa Barat 2018 hanya milik pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

“Posisi kompetisi Pilkada Jawa Barat akan diprediksi kompetitif untuk dua pasangan saja. Yang popularitasnya rendah harus memiliki energi ekstra keras untuk menaikan popularitas mereka. Tapi saya rasa sangat berat hanya dalam waktu empat bulan,” tandasnya.

Baca juga : Daripada Diam di Posko Pemenangan, Dedi Mulyadi Pilih Temui Warga

Survei Instrat dilakukan di 27 Kabupaten Kota, 225 kecamatan di Jawa Barat pada tanggal 27 Januari hingga 30 Januari dengan jumlah responden 1.800 orang. Adapun margin error-nya plus minus 2,3 persen.

Kompas TV Deklarasi pasangan bakal Calon Gubernur dan bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Barat di pilkada 2018, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi digelar di Bandung.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Korban Racun Saraf Novichok di Inggris Keluar dari Rumah Sakit

Korban Racun Saraf Novichok di Inggris Keluar dari Rumah Sakit

Internasional
Kebijakan Libur Sekolah Saat Asian Games Tunggu Hasil Evaluasi Simulasi Lalu Lintas

Kebijakan Libur Sekolah Saat Asian Games Tunggu Hasil Evaluasi Simulasi Lalu Lintas

Megapolitan
Alat untuk Kurangi Bau Kali Item Akan Dievaluasi Sebelum Dipakai ke Lokasi Lain

Alat untuk Kurangi Bau Kali Item Akan Dievaluasi Sebelum Dipakai ke Lokasi Lain

Megapolitan
KPK Segel Sel di Lapas Sukamiskin karena Tak Ada Penghuninya

KPK Segel Sel di Lapas Sukamiskin karena Tak Ada Penghuninya

Nasional
Roy Suryo: Banyak Anggota DPR Artis Tak Bisa Lepaskan Keartisannya

Roy Suryo: Banyak Anggota DPR Artis Tak Bisa Lepaskan Keartisannya

Nasional
Korban Penipuan Modus Raja Minyak Lapor Polisi, Bawa Bukti 3 CCTV

Korban Penipuan Modus Raja Minyak Lapor Polisi, Bawa Bukti 3 CCTV

Megapolitan
Perludem Ungkap Sejumlah Alasan Perpindahan Kader Partai Jelang Pemilu

Perludem Ungkap Sejumlah Alasan Perpindahan Kader Partai Jelang Pemilu

Nasional
Kalapas Sukamiskin Diamankan KPK, Kakanwil Jabar Bakal Tunjuk Plh

Kalapas Sukamiskin Diamankan KPK, Kakanwil Jabar Bakal Tunjuk Plh

Regional
Penyintas Suku Amazon Ini Hidup Sendirian di Hutan Selama 22 Tahun

Penyintas Suku Amazon Ini Hidup Sendirian di Hutan Selama 22 Tahun

Internasional
Sudirman Said Prihatin Mendengar Kalapas Sukamiskin Terjerat OTT KPK

Sudirman Said Prihatin Mendengar Kalapas Sukamiskin Terjerat OTT KPK

Nasional
Jatuh ke Kolam Penuh Limbah, Seorang Karyawan di Sunter Tewas

Jatuh ke Kolam Penuh Limbah, Seorang Karyawan di Sunter Tewas

Megapolitan
Sudirman Said Yakin Jusuf Kalla Tak Ambisius untuk Bisa Jadi Cawapres

Sudirman Said Yakin Jusuf Kalla Tak Ambisius untuk Bisa Jadi Cawapres

Nasional
OTT di Lapas Sukamiskin, KPK Amankan Penyelenggara Negara dan PNS

OTT di Lapas Sukamiskin, KPK Amankan Penyelenggara Negara dan PNS

Nasional
Video Antrean Pendaki di Puncak Gunung Prau Viral, Ini Kata Pengelola

Video Antrean Pendaki di Puncak Gunung Prau Viral, Ini Kata Pengelola

Regional
Pengajuan JK Jadi Pihak Terkait Uji Materi Syarat Cawapres Dipertanyakan

Pengajuan JK Jadi Pihak Terkait Uji Materi Syarat Cawapres Dipertanyakan

Nasional

Close Ads X