Tersangka Video Mesum Anak di Bandung, 1 Melahirkan di Lapas, 2 Hamil

Kompas.com - 08/02/2018, 06:14 WIB
Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto tengah merilis penangkapan 6 pelaku pembuatan video mesum yang melibatkan anak di bawah umur, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Senin (8/1/2018).  KOMPAS.com/AGIE PERMADIKapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto tengah merilis penangkapan 6 pelaku pembuatan video mesum yang melibatkan anak di bawah umur, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Senin (8/1/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com — Tiga wanita pelaku yang diduga terlibat dalam pembuatan video porno anak lelaki dan wanita dewasa di Bandung dalam kondisi hamil saat ditangkap Polda Jabar. Saat ini ketiganya ditahan di Lapas Wanita Sukamiskin, Bandung. 

Ketiga pelaku yang tengah hamil itu adalah tersangka I, wanita yang berperan dalam video mesum tersebut.

Kemudian H yang turut serta dan membiarkan persetubuhan anak dan wanita dewasa itu terjadi. Lalu S, orangtua kandung salah satu anak yang dilibatkan menjadi pemeran dalam video mesum tersebut. 

Ketiga pelaku ini dikirim petugas Polda Jabar ke Lapas Wanita Sukamiskin pada 29 Januari 2018 dalam keadaan hamil.

(Baca juga: Pelaku Video Mesum Anak Kecil dan Wanita Dewasa Melahirkan di Lapas)

Pada Minggu (4/2/2018) sekira pukul 17.27, salah satu wanita tersangka, yakni S, melahirkan bayi dengan berat 2,2 kilogram di poliklinik lapas tersebut. 

"Dari empat wanita yang masuk ke lapas wanita, yang hamil itu tiga," kata bidan lapas Nurhasmah, yang ditemui di Lapas Wanita Sukamiskin, Rabu (7/2/2018).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nurhasmah menjelaskan, ketiga wanita hamil ini sudah melakukan USG oleh petugas Polda Jabar. Sebelum masuk lapas, ia pun meminta ketiganya melakukan pemeriksaan ulang untuk mengetahui usia kehamilan para tersangka.

"Semua yang masuk ke lapas ini saya periksa. Sekecil apa pun keluhan, harus dilaporkan. Kalau ada keluhan, langsung disampaikan ke poliklinik," ucapnya.

Tak hanya pemeriksaan kehamilan, pihaknya pun melakukan tes HIV terhadap para tersangka. "Kasus seperti ini memang saya harus cek HIV karena ini risiko untuk kelahiran bayi," katanya.

(Baca juga: Satu Pelaku Video Mesum Lahirkan Anak ke-11 di Lapas Sukamiskin )

Sebagai antisipasi, pihaknya terus memantau para tersangka wanita yang tengah hamil ini. Untuk proses persalinan, Lapas menyediakan ruang khusus persalinan di Poliklinik Lapas Wanita Sukamiskin. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X