Polisi Ungkap Kasus Penculikan Warga Bulgaria di Bali

Kompas.com - 07/02/2018, 17:51 WIB
Pelaku penculikan warga Negara Bulgaria di Bali. Kompas.com/Robinson GamarPelaku penculikan warga Negara Bulgaria di Bali.

DENPASAR, KOMPAS.com – Jajaran kepolisian dari Direkotorat Krminal Umum Polda Bali berhasil mengungkap penculikan warga Negara Bulgaria, George Jordanov.

Penculikan terhadap Jordanov sendiri berawal dari informasi staf kedubes Bulgaria bernama Alexandria. Dia mendatangi Mapolda Bali pada Senin (5/2/2018).

Alexandria melaporkan telah terjadi penculikan terhadap warga Negara Bulgaria, kata Dirkrimum Polda Bali Kombes Pol Sang Made Mahendra Jaya dalam keterangan persnya di Mapolda Bali, Rabu (7/2/2018).

Dalam laporan tersebut, pelapor menyampaikan bahwa pelaku berwarganegara Turki yang dibantu oleh sejumlah pria lokal Bali. Para penculik meminta tebusan senilai 20.000 dollar Amerika. Permintaan tebusan disampaikan penculik melalui pesan singkat di telepon seluler milik Jordanov.

Mendapat laporan tersebut, polisi kemudian menerjunkan anggota untuk menelusuri keberadaan korban. Polisi juga mencari pelaku seorang warga Negara Turki bernama Ken.

Baca juga : Kisah Perjalanan Bocah Argentina yang Diculik Ayahnya hingga Ditemukan di Indonesia

Polisi akhirnya berhasil mengendus keberadaan Ken di restoran Kebab Turki, di Jalan Dewi Sri, Legian, Kuta Badung. Selanjutnya polisi mengawasi Ken dan mengikuti pergerakannya.

Dalam pergerakannya, Ken memasuki area pangkalan TNI AU, Bandara Ngurah Rai, Tuban, Denpasar.

“Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan Pom TNI AU Tuban, Ken diamankan,” kata Mahendra Jaya.

Dari dalam mobil juga diamankan warga Turki lainnya, yakni Tihomir Asenov dan Kemal Kapuci.

Setelah mengamankan para pelaku, polisi berhasil menemukan keberadaan Jordanov. Dia disekap di sebuah kamar kos yang beralamat di Gang Dispen I, Jalan Kampus Unud, Jimbaran.

Baca juga : Anak Korban Penculikan Kabur Saat Dibawa Pelaku Isi BBM di SPBU

Polisi juga mengamankan sejumlah warga lokal yang diduga membantu Ken melancarkan aksinya. Mereka adalah I Komang Sudiaria, Bagus Ahmad Zunaidi, Oktavianus Kabitan Nahak, Eduardus Billy, Gede Wardana, Putu Artha Yasa, Swaden Aje, Demsi Laazar Manafe dan Didimus Dh Fernandez.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Utang Bisnis Ternak Ayam Jadi Motif Pembunuhan Yulia, Perempuan Dalam Mobil Terbakar

Utang Bisnis Ternak Ayam Jadi Motif Pembunuhan Yulia, Perempuan Dalam Mobil Terbakar

Regional
Tak Berani Kumpulkan Massa karena Pandemi, Cabup Malang Fokus Silaturahim ke Tokoh Masyarakat

Tak Berani Kumpulkan Massa karena Pandemi, Cabup Malang Fokus Silaturahim ke Tokoh Masyarakat

Regional
Video 2 Perempuan Berkelahi hingga Berdarah di Aceh, Ini Penjelasannya

Video 2 Perempuan Berkelahi hingga Berdarah di Aceh, Ini Penjelasannya

Regional
Polisi Tangkap 16 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem di Makassar

Polisi Tangkap 16 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem di Makassar

Regional
Satu Keluarga Korban Kebakaran di Legok Tangerang Dimakamkan Satu Liang Lahat di Gunungkidul

Satu Keluarga Korban Kebakaran di Legok Tangerang Dimakamkan Satu Liang Lahat di Gunungkidul

Regional
'Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan, Ini Amanah dari Masyarakat...'

"Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan, Ini Amanah dari Masyarakat..."

Regional
Warga Sumedang Diminta Tak Keluar Daerah Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Warga Sumedang Diminta Tak Keluar Daerah Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Regional
Kisah Nenek Sumirah Makan dan Tidur di Rumah Penuh Sampah Bersama 2 Anak Gangguan Jiwa

Kisah Nenek Sumirah Makan dan Tidur di Rumah Penuh Sampah Bersama 2 Anak Gangguan Jiwa

Regional
Ambulans Pengantar Pasien Covid-19 Tabrakan dengan Truk Fuso, Sopir dan Bidan Luka Parah

Ambulans Pengantar Pasien Covid-19 Tabrakan dengan Truk Fuso, Sopir dan Bidan Luka Parah

Regional
Teater Tak Mati di Tengah Pandemi

Teater Tak Mati di Tengah Pandemi

Regional
Ini Satu-satunya Kelurahan yang Belum Terpapar Covid-19 di Kota Padang

Ini Satu-satunya Kelurahan yang Belum Terpapar Covid-19 di Kota Padang

Regional
Setahun Menabung di Galon Kosong, Romdoni Bayar Pajak Mobil Senilai Rp 1,2 Juta Pakai Koin

Setahun Menabung di Galon Kosong, Romdoni Bayar Pajak Mobil Senilai Rp 1,2 Juta Pakai Koin

Regional
Pembunuh Wanita Hamil 7 Bulan di Bandung Ternyata Suami Siri, Pelaku Juga Bawa Kabur Harta Korban

Pembunuh Wanita Hamil 7 Bulan di Bandung Ternyata Suami Siri, Pelaku Juga Bawa Kabur Harta Korban

Regional
Pengacara Memohon agar Hakim Bebaskan Bupati Bengkalis Amril Mukminin

Pengacara Memohon agar Hakim Bebaskan Bupati Bengkalis Amril Mukminin

Regional
Bayar Pajak Mobil Pakai Koin, Pedagang Mainan: Para Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan

Bayar Pajak Mobil Pakai Koin, Pedagang Mainan: Para Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X