PDI-P Optimitis Pasangan Ganjar-Taj Yasin Menangi Pilkada Jateng - Kompas.com

PDI-P Optimitis Pasangan Ganjar-Taj Yasin Menangi Pilkada Jateng

Kompas.com - 06/02/2018, 22:45 WIB
Ketua Pemenangan Pilkada DPD PDI-P Jateng, Agustina Wilujeng di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Selasa (6/2/2018).KOMPAS.com/Labib Zamani Ketua Pemenangan Pilkada DPD PDI-P Jateng, Agustina Wilujeng di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Selasa (6/2/2018).

SRAGEN, KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) optimitis bahwa pasangan yang diusungnya, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimun Zubair alias Gus Yasin, akan memenangi pertarungan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2018 di Jawa Tengah.

"Kita ini mau dibilang sombong, ya karepe (silakan). Bahwa Pilkada Jawa Tengah sudah pasti kita menang," kata Ketua Pemenangan Pilkada DPD PDI-P Jateng, Agustina Wilujeng di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Selasa (6/2/2018).

Agustina mengatakan, masalah yang harus dijaga adalah pengalaman yang terjadi di DKI Jakarta. Bahwa ada jenis-jenis kampanye yang bersifat merusak suara di tingkat basis.

"Mereka menggunakan black campaign (kampanye hitam), menggunakan fitnah, menggunakan pertentangan antaragama, suku. Kita sudah merasakan beberapa itu sudah dibawa ke Jawa Tengah," kata sekretaris DPD PDI-P Jawa Tengah.

Menurut Agustina, pertempuran yang dihadapi PDI-P dalam Pilkada Jawa Tengah 2018 bukan melawan kompetitor atau pasangan calon lain, akan tetapi melawan gerakan atau kampanye yang bisa merusak basis suara PDI-P itu. Agustina menyebutkan, sudah ada beberapa kampanye tersebut yang ditemukan PDI-P di lapangan.

"Sudah ketemu banyak, misal di masjid mereka bicara jangan memilih partainya yang mendukung LGBT. Siapa juga yang mendukung. Tapi mereka menyampaikan ciri-ciri partainya itu seperti ini," ungkapnya.

"Terus ada lagi jangan mendukung calon yang tidak seagama dengan kita. Bahaya loh menurut saya, menurut kita (PDI-P) kalau sampai seperti itu," tambah dia.

Baca juga : Seluruh Legislator PDI-P Dikumpulkan Bahas Pemenangan Ganjar-Yasin  

Kendati belum terlihat begitu banyak, tetapi, kata Agustina, kampanye hitam yang menyerang pasangan yang diusung PDI-P tersebut sudah mulai terasa di Jawa Tengah. Sementara guna menangkal kampanye hitam tersebut, PDI-P bersama partai koalisi membentuk satuan tugas (Satgas) NKRI.

Satgas NKRI ini bertugas membawa arah masyarakat kepada NKRI yang sesungguhnya. Misalnya, toleransi, gotong-rotong, dan lain sebagainya. Satgas NKRI dibentuk di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

"Setiap partai pengusung ada (Satgas NKRI). Kemarin sudah diberikan secara simbolis mobil operasional hasil gotong-royong. Mereka sudah mem-branding mobilnya sendiri-sendiri. Dan, itu menurut saya pekerjaan yang berat daripada hanya sekadar memenangkan Pilgub," katanya.

Baca juga : Bersama Santri, Banteng Demak Siap All Out Menangkan Ganjar-Yasin

Kompas TV Kami berbincang langsung dengan calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Cerita Ustaz Mustain Menangis Terharu Saat Pertama Kali Santrinya Lulus Sekolah Negeri

Cerita Ustaz Mustain Menangis Terharu Saat Pertama Kali Santrinya Lulus Sekolah Negeri

Regional
Betapa Istimewanya Al Quran Mini Ini, Bertinta Emas dan Ditulis Tangan

Betapa Istimewanya Al Quran Mini Ini, Bertinta Emas dan Ditulis Tangan

Regional
Polisi Tembak Residivis Kasus Sabu-sabu di Aceh Utara

Polisi Tembak Residivis Kasus Sabu-sabu di Aceh Utara

Regional
Dibantah, Kabar Cagub Sumut Edy Rahmayadi Alami Stroke

Dibantah, Kabar Cagub Sumut Edy Rahmayadi Alami Stroke

Regional
Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Pemerintah Diharapkan Perkuat Program Kontra Radikalisme sebagai Gerakan Nasional

Pemerintah Diharapkan Perkuat Program Kontra Radikalisme sebagai Gerakan Nasional

Nasional
UU Antiterorisme Sah, Polri Diharapkan Perkuat Deteksi Dini Ancaman

UU Antiterorisme Sah, Polri Diharapkan Perkuat Deteksi Dini Ancaman

Nasional
Pesan Jokowi untuk Anak Muda yang Aktif di Media Sosial, Jangan Menghujat

Pesan Jokowi untuk Anak Muda yang Aktif di Media Sosial, Jangan Menghujat

Regional
'Semoga Pak Presiden Kembali Lagi ke Sini...'

"Semoga Pak Presiden Kembali Lagi ke Sini..."

Regional
Bayi Panda Kelahiran Kebun Binatang Malaysia Tampil Perdana di Depan Publik

Bayi Panda Kelahiran Kebun Binatang Malaysia Tampil Perdana di Depan Publik

Internasional
Bola Raksasa Berdiameter 3,5 Meter Diarak Jelang Asian Games

Bola Raksasa Berdiameter 3,5 Meter Diarak Jelang Asian Games

Regional
Sepasang Melon Terjual Rp 413 Juta dalam Lelang di Jepang

Sepasang Melon Terjual Rp 413 Juta dalam Lelang di Jepang

Internasional
Gedung Putih Kirim Tim Persiapkan Pertemuan Trump-Kim Jong Un

Gedung Putih Kirim Tim Persiapkan Pertemuan Trump-Kim Jong Un

Internasional
Arsitektur yang Khas dan Instagramable Jadi Daya Tarik Masjid Ramlie Musofa

Arsitektur yang Khas dan Instagramable Jadi Daya Tarik Masjid Ramlie Musofa

Megapolitan
Setelah 20 Jam, Sopir 'Pick-up' yang Tenggelam di Kalimalang Ditemukan

Setelah 20 Jam, Sopir "Pick-up" yang Tenggelam di Kalimalang Ditemukan

Megapolitan

Close Ads X