KPK: Pejabat yang Rangkap Jabatan Rawan Korupsi

Kompas.com - 06/02/2018, 18:23 WIB
Ketua Tim Supervisi Pencegahan KPK RI Adliansyah saat memberikan pemaparan kepada sejumlah OPD agar tidak tersandung kasus korupsi. KOMPAS.com/HADI MAULANAKetua Tim Supervisi Pencegahan KPK RI Adliansyah saat memberikan pemaparan kepada sejumlah OPD agar tidak tersandung kasus korupsi.
|
EditorErwin Hutapea


BATAM, KOMPAS.com - Oknum pejabat di lingkungan pemerintah, baik kota/kabupaten maupun provinsi, yang tersandung kasus tindak pidana korupsi tidak lepas dari ketidaktahuan si oknum pejabat itu terhadap tugas dan fungsi yang diembannya. Terlebih lagi dengan rangkap jabatan yang membuat celah terjadinya korupsi tersebut.

Hal ini diungkapkan Ketua Tim Supervisi Pencegahan KPK Adliansyah saat memberikan sosialisasi kepada semua OPD yang ada di lingkungan Pemkot Batam, Selasa (6/2/2018).

"Kegiatan monitoring dan evakuasi sudah lama dilakukan KPK sebagai bentuk pencegahan korupsi di daerah. Namun, sampai saat ini masih saja ada daerah yang bermasalah. Hal ini menandakan bahwa daerah tersebut tidak serius dalam meminimalisasi tindak pidana korupsi," kata Adliansyah.

Baca juga: Adakah Aturan yang Melarang Menteri Rangkap Jabatan?

Salah satu hal yang paling lazim memunculkan korupsi ialah rangkap jabatan. Untuk itu, diharapkan agar pemimpin daerah bisa lebih selektif menempatkan pegawainya, khususnya dalam posisi-posisi strategis yang memungkinkan terjadinya tindakan korupsi.

"Jangan salahkan bawahannya jika tersandung korupsi karena pimpinannya juga tidak memahami dalam melakukan penempatan suatu jabatannya. Seperti di Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa, rata-rata di bidang ini yang kerap tersandung korupsi. Sebab, dia yang merencanakan, dia yang pegang anggaran, dia juga yang memutuskan. Nah, di situlah potensi korupsi bisa terjadi," jelas Adliansyah.

Adliansyah menambahkan, potensi-potensi lain yang kerap membuat pejabat daerah tersandung korupsi di antaranya pemberian dana bansos yang tidak tepat, investasi asing, pengurusan perizinan, dan potensi lainnya di lingkungan pemerintah.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

Regional
Lawan Paslon Gibran-Teguh, Cucu PB XII Coba Bentuk Koalisi Parpol di Solo

Lawan Paslon Gibran-Teguh, Cucu PB XII Coba Bentuk Koalisi Parpol di Solo

Regional
Tak Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Tak Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Regional
Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Regional
21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

Regional
Geger Pelecehan Seksual Berkedok Dosen Lakukan Riset Swinger di Yogya

Geger Pelecehan Seksual Berkedok Dosen Lakukan Riset Swinger di Yogya

Regional
86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

Regional
Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Regional
Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Regional
Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Regional
Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Regional
Gubernur dan Staf Positif Covid-19, ASN di Kepri Kerja dari Rumah

Gubernur dan Staf Positif Covid-19, ASN di Kepri Kerja dari Rumah

Regional
Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah, Purbalingga Masuk Zona Kuning

Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah, Purbalingga Masuk Zona Kuning

Regional
Istri Hamil 9 Bulan dan Suami Dibunuh Rekan Bisnis, Motifnya Sakit Hati Disebut Maling

Istri Hamil 9 Bulan dan Suami Dibunuh Rekan Bisnis, Motifnya Sakit Hati Disebut Maling

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X