Kenakan Celana Ketat dan Pendek, 52 Warga Terjaring Razia Polisi Syariah

Kompas.com - 06/02/2018, 16:51 WIB
Ilustrasi: Sejumlah pelanggar yang terjaring dalam razia kerena menggunakan celana ketat sedang dilakukan pembinaan oleh petugas WH di pekarangan kantor Bupati Aceh Barat.
KOMPAS.com/ RAJA UMARIlustrasi: Sejumlah pelanggar yang terjaring dalam razia kerena menggunakan celana ketat sedang dilakukan pembinaan oleh petugas WH di pekarangan kantor Bupati Aceh Barat.
|
EditorFarid Assifa

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Sebanyak 52 warga Kota Lhokseumawe terjaring razia polisi syariah (wilayatul hisbah) di Jalan Merdekat Utama, Kota Lhokseumawe, Selasa (6/2/2018).

Mereka terjaring razia karena mengenakan pakaian ketat dan sebagian memaki celana pendek di atas lutut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayahatul Hisbah, Kota Lhokseumawe, Irsyadi, menyebutkan, razia itu untuk penegakan syariat Islam sesuai qanun (peraturan daerah) Aceh, Nomor 11/2002 tentang Akidah, Ibadah dan Syiar Islam.

Dia merinci, dari 52 yang terjaring, 24 di antaranya pria dan 27 wanita. Razia kali ini, sambung Irsyadi, juga melibatkan TNI dan Polri.


Dalam pantauan Kompas.com, sebagian besar warga yang melihat razia tersebut melarikan diri dengan cara memilih jalan lain.

“Kita bagikan juga kain sarung gratis. Kita harap ini menjadi perhatian bersama soal tata busana,” katanya.

Baca juga : Polisi Syariah Tangkap 3 Wanita di Kafe Lhokseumawe

Selain itu, dia mengimbau agar orangtua turut melihat cara berpakaian anaknya agar benar-benar menutup aurat.

“Kalau peran orangtua minim, maka pelanggaran begini terus terjadi. Untuk itu, kita ajak orangtua proaktif mengawasi pakaian anaknya,” pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Regional
Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Regional
60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

Regional
Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Regional
Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Regional
Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X