Kompas.com - 05/02/2018, 20:23 WIB
Pelaku M saat diringkus oleh Jajaran Polres Lamandau. Dok Polres LamandauPelaku M saat diringkus oleh Jajaran Polres Lamandau.
|
EditorFarid Assifa

PALANGKARAYA, KOMPAS.com – Polres Lamandau, Kalimantan Tengah, meringkus M (51), buruh pada PT Gamareksa Mekarsari, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, Senin (5/2/2018).

Pria ini diduga telah mencabuli anak tirinya sendiri berinisial NI (14) ketika istrinya sedang tidak berada di rumah.

Kapolres Lamandau AKBP Andika K Wiratama menjelaskan, pria ini mencabuli putri tirinya saat korban masih bersekolah di kelas 5 SD pada tahun 2015.

Korban dicabuli di mes Karyawan PT Gamareksa Mekarsari, saat itu ibu korban keluar rumah membeli sayur. Di rumah hanya ada korban dan terlapor yang merupakan ayah tirinya.

“Ayah tirinya (M) mengajak korban (NI) bersetubuh, namun korban tidak mau, kemudian pelaku mengancam akan membunuh ibu korban apabila tidak mau diajak bersetubuh. Mendengar hal tersebut, korban merasa takut dan akhirnya menuruti kemauan ayah tirinya”, ujar Andika dalam rilis tertulis melalui pesan singkat, Senin (5/2/2018).

Setelah kejadian tersebut, terlapor sering mengajak korban bersetubuh di berbagai tempat. Terakhir korban dicabuli di mes karyawan pada Rabu (31/1/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca juga : Cabuli Anak Tiri, Seorang Buruh Diciduk Polisi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perbuatan bejat M diketahui setelah kakak kandung korban merasa curiga atas perilaku orangtua tirinya tersebut yang kerap membawa adiknya pergi keluar kota, sementara ibunya selalu ditinggal dengan berbagai alasan.

Akhirnya, setelah dipaksa, korban menceritakan apa yang terjadi. Kakak kandung korban lantas melaporkan hal tersebut ke Polres Lamandau.

“Setelah menerima laporan, sekitar jam 01.30 WIB dini hari, kami berhasil mengamankan pelaku saat sedang tertidur di mes PT Gemareksa Mekarsari, Sabtu (3/2/2018), pelaku diringkus tanpa perlawanan” tambah Andika, Senin (05/02/2018).

Berdasarkan hasil pemeriksaan visum et repertum terhadap korban, terdapat luka lama pada alat genital dan selaput dara tidak utuh.

Baca juga : Cabuli 11 Anak, ZU Mengaku Lebih Suka Anak Kecil Dibanding Istrinya

Kini pelaku ditahan di sel Polres Lamandau. Akibat perbuatannya, M dikenakanan dikenai Pasal 81 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Persetubuhan Anak di Bawah Umur.

"Ancaman hukumannya 7 sampai 15 tahun kurungan penjara," tambah Andika.

Kompas TV Polisi akhirnya menangkap seorang guru olahraga honorer di Jakarta yang mencabuli anak dibawah umur.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.