Organda Garut Minta Angkutan Online Juga Tak Beroperasi Selama Mogok

Kompas.com - 04/02/2018, 19:48 WIB
Sekretaris DPC Organda Kabupaten Garut Yudi Nurcahyadi (berkacamata) saat memberikan keterangan soal aksi mogok, Minggu (4/2/2018) Ary Maulana Karang/Kompas.comSekretaris DPC Organda Kabupaten Garut Yudi Nurcahyadi (berkacamata) saat memberikan keterangan soal aksi mogok, Minggu (4/2/2018)
|
EditorSandro Gatra

GARUT, KOMPAS.com - DPC Organisasi Gabungan Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Garut berjanji tidak akan melakukan sweeping terhadap transportasi online saat aksi mogok awak angkutan umum di Garut.

Aksi mogok akan dilakukan pada Senin (5/2/2018), sebagai bentuk penolakan beroperasinya transportasi online di Garut.

"Tidak ada sweeping, tapi mereka (transportasi online) juga harus tidak operasi agar tidak terjadi gesekan," ujar Sekretaris Organda Kabupaten Garut Yudi Nurcahyadi saat ditemui Minggu (4/2/2018), di kantor DPC Organda Garut usai rapat persiapan aksi.

(Baca juga : Tolak Angkutan Online, Ribuan Sopir Angkot di Garut Mogok Senin)

Menurut Yudi, aksi kali ini akan mengedepankan aspek penegakan hukum dengan tidak melanggar hukum. Makanya, tidak akan ada sweeping pada angkutan online.

"Kita juga minta angkutan online jangan beroperasi dulu agar tidak ada gesekan, jangan sampai memancing awak angkutan lain," tegasnya.

Yudi juga memastikan aksi mogok operasi dilakukan setelah mereka mengangkut anak sekolah dan karyawan pada Senin pagi.

Hal ini sesuai dengan arahan Polres Garut agar fungsi pelayanan tetap dijaga sebelum menyuarakan aspirasi.

"Pagi masih operasi seperti biasa agar anak sekolah terangkut semua, kita mulai jam 8 atau jam 9," katanya.

Menurut Yudi, jika tuntutan para awak angkutan tidak direspons dengan baik, pihaknya siap melakukan mogok operasi selama tiga hari.

Namun, jika ada respons baik dari pemerintah, maka pada Senin siang, mereka akan beroperasi kembali.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 10 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 10 Juli 2020

Regional
Tiga dari 10 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Tidak Ditahan, Ini Alasan Polisi

Tiga dari 10 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Tidak Ditahan, Ini Alasan Polisi

Regional
Jadi Kurir Narkoba, Pria Ini Dikendalikan Napi Lapas Kedungpane Semarang

Jadi Kurir Narkoba, Pria Ini Dikendalikan Napi Lapas Kedungpane Semarang

Regional
Lagi, Dokter di Semarang Gugur karena Covid-19, Spesialis Kejiwaan RSI Sultan Agung

Lagi, Dokter di Semarang Gugur karena Covid-19, Spesialis Kejiwaan RSI Sultan Agung

Regional
Warga Semarang Bersepeda Makin Ramai tapi Jalur Khusus Malah Jadi Tempat Parkir

Warga Semarang Bersepeda Makin Ramai tapi Jalur Khusus Malah Jadi Tempat Parkir

Regional
Sekat Kanal Baru untuk Mencegah Karhutla Rusak, Ternyata Ulah Pencuri

Sekat Kanal Baru untuk Mencegah Karhutla Rusak, Ternyata Ulah Pencuri

Regional
Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Ambon, Seluruh Keluarga Dinyatakan Negatif

Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Ambon, Seluruh Keluarga Dinyatakan Negatif

Regional
'Kami Siap Bertanggung Jawab di Akhirat Jika Telah Berbuat Kesalahan'

"Kami Siap Bertanggung Jawab di Akhirat Jika Telah Berbuat Kesalahan"

Regional
Plt Bupati Heran Kesembuhan di Sidoarjo Tak Kunjung Bergerak, Ternyata Salah Input Data

Plt Bupati Heran Kesembuhan di Sidoarjo Tak Kunjung Bergerak, Ternyata Salah Input Data

Regional
Kasus Pembunuhan Perempuan di Palembang, Ini Rencana Pelaku

Kasus Pembunuhan Perempuan di Palembang, Ini Rencana Pelaku

Regional
Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia

Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia

Regional
Gara-gara Warisan, Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal

Gara-gara Warisan, Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal

Regional
Tarif Maksimal Rapid Test Rp 150.000, Pemprov Bali: Segera Diterapkan

Tarif Maksimal Rapid Test Rp 150.000, Pemprov Bali: Segera Diterapkan

Regional
Pungutan Sekolah di Masa Pandemi, Dilarang Bupati Banyumas, Sekolah Kebingungan

Pungutan Sekolah di Masa Pandemi, Dilarang Bupati Banyumas, Sekolah Kebingungan

Regional
Penjelasan IDI soal Tingginya Kasus Covid-19 di Kalsel

Penjelasan IDI soal Tingginya Kasus Covid-19 di Kalsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X