Kompas.com - 04/02/2018, 09:01 WIB
Pemandangan di Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT, Rabu (31/1/2018). Kompas.com/Markus MakurPemandangan di Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT, Rabu (31/1/2018).
|
EditorErwin Hutapea

Adeni menjelaskan, saat berkomunikasi di dinding jendela, di luar rumah itu ada sekitar 10 orang ibu sedang menyiangi rumput di lahan persawahan yang hijau pada hari itu.

"Mereka semua memperhatikan saya dan saudara saya yang sedang berkomunikasi di dinding jendela. Mereka melihat saya dari lahan persawahan itu karena saya sangat bahagia bisa berkomunikasi dengan keluarga. Mereka terus melihat saya ketika asyik berbicara melalui pesan suara walaupun wajah tak kelihatan," tuturnya.

Adeni menjelaskan, setelah selesai berkomunikasi dengan keluarga, dia mencoba membuka jaringan internet untuk mencari berita.

Berita-berita yang dicari yaitu seputar pemilihan calon cubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur serta calon bupati dan wakil bupati Manggarai Timur 2018.

“Saya juga membuka Facebook untuk membaca informasi dari teman-teman di dunia maya. Tetapi, sinyalnya parah dan akhirnya saya hanya bisa memakai handphone untuk mengirim pesan singkat dan telepon, ucap Adeni.

Baca juga: Butuh Pemimpin yang Progresif untuk Meretas Keterisolasian Manggarai Timur


Sementara itu, Levi Be Taja saat ditemui Kompas.com di rumah yang sama, Rabu (31/1/2018), menjelaskan, dia berusaha beradaptasi dengan keadaan sulitnya berkomunikasi melalui ponsel di Kecamatan Elar.

Dia mengaku menerima keadaan itu karena tahu mengenai keterbatasan jaringan komunikasi di pelosok-pelosok Manggarai Timur.

"Sebelum saya menetap di Manggarai Timur, saya kuliah di Kota Makassar. Di sana tidak ada kesulitan dengan jaringan telekomunikasi, juga banyak alternatif jaringan, ada Telkomsel, Flexi, dan lain sebagainya. Sementara di Manggarai Timur hanya ada Telkomsel. Itu yang saya tahu, mungkin ada yang lainnya," jelasnya.

Taja mengatakan, dia menerima keadaan sulitnya berkomunikasi di Kecamatan Elar dan Elar Selatan, termasuk harus mengurungkan niat untuk mengakses internet karena tidak ada sinyal.

Secara terpisah, Mama Bibi Mue di Kampung Wae Solo, Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar, menuturkan, Rabu (31/1/2018), apabila warga Elar dan Elar Selatan mau menelepon anak mereka yang kuliah di luar Pulau Flores atau keluarga di Kota Borong dan Ruteng, mereka harus pergi ke bukit-bukit untuk mencari sinyal.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.