Kobaran Api hingga 10 Hektar, Kebakaran Hutan di Gunung Talang Mulai Reda

Kompas.com - 02/02/2018, 14:43 WIB
Ilustrasi kebakaran hutan. ABCIlustrasi kebakaran hutan.
EditorErwin Hutapea

JAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Talang yang terletak di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, sempat dilanda kebakaran mulai dari Kamis (1/2/2018) siang.

Namun, pada Jumat (2/2/2018) siang, kebakaran yang melanda hutan di gunung yang berketinggian 2.597 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut sudah mulai padam.

"Dini hari tadi di puncak gunung sempat gerimis, jadi tadi pagi api sudah padam dan hanya mengeluarkan asap," kata Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBDKabupaten Solok, Dasril, Jumat.

Selain gerimis, lanjutnya, tiupan angin yang berembus ke arah timur, yaitu ke puncak gunung, juga membuat api cepat padam karena puncak gunung itu merupakan lahan tandus.

Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, ujar Dasril, memperkirakan bahwa luas hutan Gunung Talang yang terbakar sejak Kamis (1/2/2108) siang itu diperkirakan mencapai 10 hektar.

"Ini baru perkiraan dari Dinas Kehutanan Provinsi. Angka pastinya belum bisa diketahui karena petugas gabungan masih di lapangan. Kalau penyebabnya belum diketahui hingga sekarang," ucapnya.

Baca juga: BNPB: Daerah yang Langganan Kebakaran Hutan Berkurang pada 2017

Dia menjelaskan, tim yang menangani kebakaran itu dibagi menjadi tiga kelompok dan terdiri dari relawan BPBD Provinsi Sumbar, BPBD Kabupaten Solok, Dinas Kehutanan Provinsi, Satpol PP Pemkab Solok, dan relawan dari Garuda Taruna Kabupaten Solok.

Tim gabungan itu telah bergerak ke lokasi kebakaran hutan sejak Kamis sore melalui tiga arah, yaitu Bukik Sileh, Aia Tawa, dan dari arah Aia Batumbuk.

"Tim gabungan di lokasi kebakaran kesulitan memadamkan api karena peralatan tidak bisa dibawa ke lokasi kebakaran. Rencananya, tim akan membuat hiliran api kalau api meluas. Tapi karena sudah padam, rencana itu dibatalkan," ujar Dasril.

Dia menambahkan, meski api sudah padam, masih ada dua titik lokasi kebakaran yang mengeluarkan asap.

Namun, tim gabungan yang berada di lapangan akan mengusahakan agar kebakaran tidak kembali terjadi.

"Kondisi cuaca di Kabupaten Solok sekarang panas. Dua titik di dekat puncak gunung masih berasap. Agar kebakaran tidak kembali terjadi, makanya petugas di lapangan masih terus menyusuri titik-titik tersebut untuk mengantisipasi," tutur Dasril.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Regional
Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Regional
Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Regional
Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Regional
Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Regional
UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

Regional
Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Regional
Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Regional
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Regional
Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Regional
Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X