Cegah Banjir, Risma Buka Hutan Kota di Dataran Tinggi Surabaya

Kompas.com - 01/02/2018, 17:42 WIB
Risma menanam pohon di hutan kota Lontar Surabaya, Kamis (1/2/2018). KOMPAS.com/Achmad FaizalRisma menanam pohon di hutan kota Lontar Surabaya, Kamis (1/2/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Potensi bencana banjir terus diminimalisir oleh Wali Kota Tri Rismaharini. Kamis (1/2/2018), Risma meresmikan hutan kota di Jalan Lempung Perdana, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep.

Hutan kota yang diresmikan merupakan yang kesekian kali setelah sebelumnya dibangun hutan kota di kawasan Pakal, Sambikerep, Sumur Welut, dan di kawasan Jeruk.

Hutan kota yang diresmikan Risma dilengkapi dengan fasilitas penampung air karena kawasan tersebut kerap kali banjir saat hujan turun dengan debit tinggi.

“Salah satu treatment yang kami lakukan untuk mencegah banjir adalah membuat hutan kota dan membuat waduk,” tutur Risma.

(Baca juga : Belajar dari Risma soal Pengaturan Becak... )

Hutan kota Lontar, sambung Risma, berada di salah satu kawasan yang letak datarannya tinggi di Surabaya. Jika terdapat hutan kota, diharapkan pohon-pohonnya bisa menyerap air, sehingga saat hujan, air tidak turun ke kawasan yang lebih rendah.

"Teorinya memang seperti itu. Jika hutan di pegunungan gundul, maka akan menimbulkan tanah longsor dan banjir," jelasnya.

Dalam acara peresmian tersebut, dilakukan penanaman 1.000 pohon melibatkan pelajar di sekitar lokasi hutan kota.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Joestamadji menjelaskan, pohon-pohon yang ditanam di hutan kota tersebut adalah tanaman produktif seperti buah jambu, blimbing, Matoa, dan beberapa jenis lainnya. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X