Korban "Human Trafficking" di Bengkalis Jadi 34 Orang, 3 Tersangka Ditangkap

Kompas.com - 01/02/2018, 13:36 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Jumlah korban perdagangan orang atau human trafficking yang berhasil diamankan Polres Bengkalis kini bertambah menjadi 34 orang. Semua perempuan yang menjadi korban tersebut dijanjikan bekerja di Malaysia dengan gaji besar.

"Awalnya 23 orang ditemukan di sebuah ruko di Jalan Kelapapati, Kota Bengkalis. Setelah kami lakukan pengembangan, ditemukan lagi 11 orang. Korban semuanya wanita berusia 18-46 tahun," kata Kapolda Riau Irjen Nandang kepada Kompas.com, Rabu (31/1/2018).

Dia mengatakan, selain korban, jumlah tersangka juga bertambah dari dua menjadi tiga orang tersangka.

"Sedangkan dua orang pelaku lainnya masuk daftar pencarian orang (DPO). Tidak menutup kemungkinan pelaku human trafficking akan bertambah," kata Nandang.

Ketiga tersangka yang diamankan yaitu AG, JA, dan GO. Mereka ditangkap di lokasi berbeda pada Minggu (29/1/2018).

Jenderal bintang dua ini menyebutkan, ketiga tersangka memiliki masing-masing peran. Ada yang merekrut, penampung, dan pembuat paspor. Paspor yang dibuat untuk para korban hanya berlaku 28 hari karena untuk kunjungan kerja saja.

"Mereka (pelaku) ini sindikat perdagangan manusia. Modus pelaku mengimingi korban bekerja di Malaysia dengan upah layak," kata Nandang.

Baca juga: Polres Bengkalis Amankan 23 Wanita Korban Human Trafficking

Namun, ternyata setelah sampai di Malaysia tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh pelaku.

"Jadi salah satu korban merasa dirugikan, lalu kembali lagi ke Indonesia dan melapor ke Polres Bengkalis," ujar Nandang.

Sebanyak 34 orang korban tidak saling mengenal. Mereka dihubungi dan dijanjikan bekerja di Malaysia.

"Masing-masing korban berasal dari NTB, NTT, ada yang dari Jakarta, dan yang paling banyak dari Jawa Barat," ungkap Nandang.

Sejauh ini, kasus human trafficking tersebut masih dalam pengembangan Polres Bengkalis.

Adapun tiga orang pelaku yang diamankan dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 10 UU RI No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Kompas TV Mantan anggota Satpol PP Kota Surabaya harus berurusan dengan polisi setelah tega menjual istrinya kepada pria hidung belang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.