Cuaca Berawan dan Hujan, Warga Kupang Kesulitan Lihat Gerhana Bulan

Kompas.com - 31/01/2018, 22:09 WIB
Gerhana bulan terlihat di Taman Izmail Marzuki, Jakarta, Rabu (31/1/2017). Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan bahwa proses gerhana bulan pada 31 Januari 2018 dapat disaksikan mulai pukul 18:48 WIB dan berakhir pada 22:11 WIB dan fenomena ini terakhir kali terjadi di Indonesia pada tahun 1982 dan baru akan terjadi lagi di tahun 2037. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGGerhana bulan terlihat di Taman Izmail Marzuki, Jakarta, Rabu (31/1/2017). Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan bahwa proses gerhana bulan pada 31 Januari 2018 dapat disaksikan mulai pukul 18:48 WIB dan berakhir pada 22:11 WIB dan fenomena ini terakhir kali terjadi di Indonesia pada tahun 1982 dan baru akan terjadi lagi di tahun 2037.
|
EditorReni Susanti

KUPANG, KOMPAS.com - Warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak bisa mengamati gerhana bulan total atau super blue blood moon, Rabu (31/1/2018) malam, karena cuaca berawan dan hujan.

Sonny, warga Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima mengaku, ia bersama warga lainnya sejak sore menunggu ingin melihat gerhana bulan. Namun karena langit berawan, mereka pun kesulitan melihat gerhana bulan.

"Kota Kupang berawan sejak tadi siang hingga sore tadi. Bahkan tadi sekitar pukul 21.00 Wita, sempat terjadi hujan deras sekitar setengah jam," ujar Sonny yang diamini Anton warga lainnya.

Sonny mengaku penasaran ingin melihat langsung gerhana bulan itu. Ia mendapat informasi dari berita di televisi dan online.

(Baca juga : Dengan Alat Seadanya, Warga Berusaha Rekam Detik-detik Gerhana Bulan Total )

Sementara itu Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Kampung Baru Kupang Sholakhudin Noor Falah mengatakan, pihaknya melakukan observasi di lantai 2 Masjid Nurul Hidayah Kelapa Lima, Kota Kupang.

Menurut Falah, pihaknya memakai satu unit teropong Vixen untuk mengamati gerhana bulan. Teropong itu sama dengan yang biasa dipakai saat mengamati hilal bulan baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tadi bisa dilihat sebentar, kemudian tertutup awan lagi. Kita lihat sekitar pukul 20.15 Wita, sesaat sebelum hujan turun," ujarnya.

Falah mengaku sempat mengamati gerhana bulan sekitar 3 hingga 4 menit, saat memasuki fase gerhana bulan sebagian.

(Baca juga : Pencinta Fotografi Berlomba Abadikan Super Blue Blood Moon di TMII )

"Jadi mulai gerhana bulan tadi tertutup awan, kemudian sesaat sebelum hujan awan terbuka sedikit, kemudian datanglah hujan," ucapnya.

Gerhana bulan total terjadi hingga pukul 22.07 Wita. Selanjutnya gerhana bulan sebagian sampai pukul 23.11 Wita. Setelah itu bulan akan kembali penuh (purnama).

Kompas TV Presiden Joko Widodo berencana menyaksikan fenomena gerhana bulan total, Super Blue Blood Moon.  
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.