Gelar "Ibu PKH" untuk Khofifah Disoal - Kompas.com

Gelar "Ibu PKH" untuk Khofifah Disoal

Kompas.com - 31/01/2018, 13:56 WIB
Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa ketika ditemui di Auditorium TMPNU Kalibata, Jakarta, Kamis (4/1/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIR Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa ketika ditemui di Auditorium TMPNU Kalibata, Jakarta, Kamis (4/1/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansah mendapat gelar baru sebagai "Ibu Program Keluarga Harapan (PKH)".

Gelar itu disematkan para pendamping PKH Jatim dalam acara rapat koordinasi evaluasi PKH 2017 di Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (30/1/2018) kemarin.

Gelar Ibu PKH itu menuai komentar negatif mengingat posisinya saat ini sebagai bakal calon gubernur di Pilkada Jatim 2018.

Pakar Politik Universitas Airlangga Surabaya, Novri Susan menilai, seharusnya Khofifah mampu mengendalikan diri untuk tidak hadir pada acara program Kemensos tersebut sekalipun dia diundang sebagai mantan Menteri Sosial.

"Kalau sebagai Menteri Sosial itu memang sudah tugasnya, tapi saat ini Ibu Khofifah kan sebagai bakal calon gubernur Jatim," katanya dikonfirmasi, Rabu (31/1/2018).

Baca juga : Saat Khofifah Didampingi Arumi Bachsin di Trenggalek

Menurut dia, kedatangan Khofifah di forum pendamping PKH itu sebagai distorsi praktik berdemokrasi.

"Jadi, secara etika politik itu tidak benar, tidak etis. Itu tidak ada edukasi politik yang benar untuk masyarakat," katanya.

Terpisah, Ari Dwi Prasetyo, Koordinator Wilayah II Program PKH Jatim membantah bahwa acara yang dihadiri Khofifah kemarin terkait statusnya sebagai bakal calon di Pilkada Jatim.

"Kami mengundang Bu Khofifah untuk kami minta masukan bagaimana agar program PKH di 2018 lebih baik, khususnya di Jawa Timur," jelasnya.

Baca juga : Lewat Instagram, Khofifah Pamit...

Soal penghargaan sebagai Ibu PKH, menurutnya, itu sebagai ungkapan rasa terima kasih pendamping kepada mantan Menteri Sosial yang beberapa tahun terakhir mengawal PKH.

Acara tersebut, kata Arik, dihadiri oleh 200 dari unsur koordinator wilayah, koordinator kabupaten dan kota, koordinator kecamatan dan para operator.

Kompas TV Upaya untuk mengajukan bakal calon alternatif oleh Gerindra, PKS, dan PAN untuk Pilkada Jawa Timur dipastikan gagal.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Cerita Ustaz Mustain Menangis Terharu Saat Pertama Kali Santrinya Lulus Sekolah Negeri

Cerita Ustaz Mustain Menangis Terharu Saat Pertama Kali Santrinya Lulus Sekolah Negeri

Regional
Betapa Istimewanya Al Quran Mini Ini, Bertinta Emas dan Ditulis Tangan

Betapa Istimewanya Al Quran Mini Ini, Bertinta Emas dan Ditulis Tangan

Regional
Polisi Tembak Residivis Kasus Sabu-sabu di Aceh Utara

Polisi Tembak Residivis Kasus Sabu-sabu di Aceh Utara

Regional
Dibantah, Kabar Cagub Sumut Edy Rahmayadi Alami Stroke

Dibantah, Kabar Cagub Sumut Edy Rahmayadi Alami Stroke

Regional
Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Pemerintah Diharapkan Perkuat Program Kontra Radikalisme sebagai Gerakan Nasional

Pemerintah Diharapkan Perkuat Program Kontra Radikalisme sebagai Gerakan Nasional

Nasional
UU Antiterorisme Sah, Polri Diharapkan Perkuat Deteksi Dini Ancaman

UU Antiterorisme Sah, Polri Diharapkan Perkuat Deteksi Dini Ancaman

Nasional
Pesan Jokowi untuk Anak Muda yang Aktif di Media Sosial, Jangan Menghujat

Pesan Jokowi untuk Anak Muda yang Aktif di Media Sosial, Jangan Menghujat

Regional
'Semoga Pak Presiden Kembali Lagi ke Sini...'

"Semoga Pak Presiden Kembali Lagi ke Sini..."

Regional
Bayi Panda Kelahiran Kebun Binatang Malaysia Tampil Perdana di Depan Publik

Bayi Panda Kelahiran Kebun Binatang Malaysia Tampil Perdana di Depan Publik

Internasional
Bola Raksasa Berdiameter 3,5 Meter Diarak Jelang Asian Games

Bola Raksasa Berdiameter 3,5 Meter Diarak Jelang Asian Games

Regional
Sepasang Melon Terjual Rp 413 Juta dalam Lelang di Jepang

Sepasang Melon Terjual Rp 413 Juta dalam Lelang di Jepang

Internasional
Gedung Putih Kirim Tim Persiapkan Pertemuan Trump-Kim Jong Un

Gedung Putih Kirim Tim Persiapkan Pertemuan Trump-Kim Jong Un

Internasional
Arsitektur yang Khas dan Instagramable Jadi Daya Tarik Masjid Ramlie Musofa

Arsitektur yang Khas dan Instagramable Jadi Daya Tarik Masjid Ramlie Musofa

Megapolitan
Setelah 20 Jam, Sopir 'Pick-up' yang Tenggelam di Kalimalang Ditemukan

Setelah 20 Jam, Sopir "Pick-up" yang Tenggelam di Kalimalang Ditemukan

Megapolitan

Close Ads X