Sabu 66 Kg Asal Singapura yang Dikemas dalam Bungkus Detergen Disita

Kompas.com - 29/01/2018, 17:23 WIB
Kapolda Kepri Irjen Didid melakukan konferensi pers terkait pengungkapan penyelundupan narkoba oleh jaringan internasional dengan barang bukti 66,043 kg sabu. KOMPAS.com/HADI MAULANAKapolda Kepri Irjen Didid melakukan konferensi pers terkait pengungkapan penyelundupan narkoba oleh jaringan internasional dengan barang bukti 66,043 kg sabu.
|
EditorReni Susanti

BATAM, KOMPAS.com - Tim gabungan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri, KPU Bea Cukai Tipe B Batam, dan Bandara Hang Nadim Batam menggagalkan jaringan internasional penyelundupan sabu seberat 66,043 kg asal Singapura

Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi mengatakan, sabu tersebut terdeteksi saat pemeriksaan x-ray oleh petugas BC di kargo Bandara Hang Nadim, 16 Januari 2018. 

Dari pemeriksaan itu ditemukan barang bukti narkotika diduga sabu sebanyak dua koli barang ekspedisi milik PT IDL Batam, yang belum diketahui siapa pemiliknya. Alamat tujuan barang tersebut yakni PT DC yang beralamatkan di Jalan Pancoran 2 no 3, Jakarta Selatan.

"Dari sanalah anggota Ditresnarkoba Polda Kepri dan Petugas BC berangkat ke Jakarta untuk melakukan penyelidikan," ujar Didid, Senin (29/1/2018).

(Baca juga : Jadi Pengedar Sabu, Kepala Sekolah Ditangkap Polisi )

"Dan sekitar pukul 13.40 WIB, Jumat (19/1/2018), petugas melakukan penangkapan tersangka inisial BW (27) dan ZA alias U (28), yang datang ke gudang PT DC untuk mengambil dua koli deterjen berisikan sabu tersebut," kata Irjen Didid, Senin (29/1/2018).

Setelah diperiksa, dua koli tersebut berisi empat dus. Di dalam empat dus itu berisi 62 paket sabu seberat 66.043 kg. 

"Dari keterangan BW dan Z, mereka mengambil 66,043 kg sabu itu atas perintah dan arahan tersangka inisial B, yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," ucap Didid.

Didid menjelaskan, selain jalur Batam-Jakarta, dari hasil pengembangan, pelaku kerap menggunakan jalur Medan-Jakarta, Jakarta-Surabaya, Palembang-Surabaya, Pekanbaru-Surabaya, Pontianak-Surabaya, Batam-Tangerang, serta Jakarta-Banjarmasin.

"Selain dikemas di bungkusan deterjen, pengiriman juga kerap dilakukan dengan dikemas di dalam mesin cuci dan dikirimkan via kargo," imbuh Didid.

(Baca juga : Polisi Bekuk Penyuplai Sabu untuk Jennifer Dunn di Cirebon )

Saat ini kedua tersangka dan sejumlah barang bukti sudah berada di Polda Kepri. Kedua tersangka, dijerat pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) junto pasal 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tipe B Batam, Susila Brata mengatakan, kecurigaan bermula saat dilakukan x-ray. Citra atau gambarnya saat diperiksa terlihat mencurigakan, termasuk dengan analisis pemberitahuan pabeanannya meragukan.

"Dari sanalah dilakukan pemeriksaan dan diketahuilah dari bukti fisik barang mengarah ke arah narkoba," tutur Susila Brata.

Namun, hal ini tidak bisa dipastikan melalui kasat mata. Hingga pihaknya berkoordinasi dengan Polda Kepri dan petugas BC di Cangkareng, hingga pelaku bisa dibekuk di PT DC saat akan mengambil barang haram tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Regional
Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Regional
Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Regional
Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Regional
Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Regional
Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Regional
Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Regional
Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Regional
147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

Regional
Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Regional
Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X