Ganjar Perjuangkan Desa Miliki 5 Persen Saham Proyek Tol Bawen-Yogyakarta

Kompas.com - 28/01/2018, 19:40 WIB
Kompas TV Presiden Jokowi meresmikan ruas tol sepanjang lebih dari 17 kilometer ini.
|
EditorDiamanty Meiliana

Untuk merealisasikan saham 5 persen bagi desa terdampak pembangunan jalan tol Bawen-Yogyakarta itu, kata Ganjar, yang diperlukan hanyalah komitmen dan itikad baik dari investor. Tidak perlu payung hukum.

"Kalau itu perdata, nggak perlu nunggu payung hukum. Kangelan (kesulitan), suwe (kelamaan). Komitmen saja. (kalau) setuju, go. ora setuju, niatmu yo jelek, begitu," tandasnya.

(Baca juga: Tol Bawen-Yogyakarta Bakal Dilengkapi dengan Terowongan)

Kepemilikan saham 5 persen dalam proyek nasional tersebut, imbuhnya, sudah diterapkan dalam kasus pembangunan pabrik semen di Rembang yang sempat menuai kontroversi tersebut.

Ganjar tidak ingin masyarakat terdampak pabrik semen, hanya sekadar mendapatkan program tanggung jawab sosial perusahaan (Coorporate Social Responsibility/CSR) atau hanya dilibatkan sebagai tenaga kerja saja.

Pihaknya ingin masyarakat sejahtera dengan model share holder dengan kepememilikan saham minimal 5 persen di dalamnya.

"Jadi kasus rembang yang dulu gegeran saben dino itu saya minta, saya ndak mau kalau rakyat digitukan. Maka saya ujicobakan disana, maka saya minta saham minimum 5 persen dan itu masuk ke bumdes dan ini sudah akan di realisasikan," tuntasnya.

Seperti diketahui, pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta satu dari 37 proyek prioritas yang sedang dikerjakan pemerintah. Tol Bawen-Yogyakarta akan melintasi tiga kabupaten di Jawa Tengah, masing-masing Kabupaten Semarang, Kabupaten Magelang, dan Temanggung. Sedangkan wilayah Yogyakarta yang terlewati adalah Kabupaten Sleman.

Panjang jalan tol ini akan mencapai 77 kilometer.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X