Disiksa di Malaysia dan Ditelantarkan PJTKI, Sitiyah Diselamatkan Seseorang di Pelabuhan

Kompas.com - 27/01/2018, 12:48 WIB
Sitiyah yang Sempat ditelantarkan PJTKI akhirnya saat ini mendapat perawatan medis di RSUD Embung Fatimah. KOMPAS.com/ HADI MAULANASitiyah yang Sempat ditelantarkan PJTKI akhirnya saat ini mendapat perawatan medis di RSUD Embung Fatimah.
|
EditorFarid Assifa

BATAM, KOMPAS.com - Sitiyah, tenaga Kerja wanita (TKW) asal Dusun Wadungdolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur, yang sempat disiksa majikannya di Malaysia hingga akhirnya ditelantarkan oleh agen PJTKI, akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Saat ini, wanita kelahiran 17 Februari 1973 itu harus berjuang dan tetap sabar serta semangat untuk melawan penyakit yang dideritanya saat ini.

Meski belum diketahui apa sebenarnya penyakit yang dialaminya, paling tidak kini Sitiyah sudah mendapatkan perawatan medis di RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Ketua Jogoboyo Batam, Rujito ditemui di RSU Embung Fatimah menceritakan, sebelumnya Sitiyah sempat telantar dan ditemukan seseorang di Pelabuhan Punggur Batam, Kepulauan Riau. Oleh orang tersebut, Sitiyah dibawa pulang dan ditumpangkan di seseorang bernama Adek Nainggolan.


"Pengakuan Adek, temannya itu tukang taksi. Karena iba, akhirnya Sitiyah ditumpangkan di kediaman Adek hingga saat ini, lebih kurang empat bulananlah bersama Adek," terang Rujito.

Baca juga : Cerita Hamidah tentang Ibunya yang Kerja ke Malaysia dan Telantar di Batam

Dari awal ditemukan hingga saat ini, Sitiyah memang sudah sakit-sakitan, hingga akhirnya saat ini Adek mengalami kesulitan ekonomi. Adek pun meminta tolong ke kelurahan agar Sitiyah bisa terus dirawat dan bisa sembuh dari penyakit yang dideritanya.

"Hingga akhirnya Sitiyah bisa mendapatkan perawatan medis di RSUD Embung Fatimah ini," kata Rujito.

Dari pengakuan Adek, Sitiyah memang kerap dibawa ke rumah sakit, hanya saja tidak sampai rawat inap. Bahkan Adek berencana jika Sitiyah sudah sembuh akan membantunya pulang ke kampung halaman Sitiyah.

"Namun saat itu Adek juga mengaku belum tahu kampung halaman Sitiyah, makanya Adek fokus pada penyembuhan Sitiyah dahulu," ungkap Adek.

Menurut dokter yang menangani korban, Sutiyah mengalami pembengkakan di usus, makanya perutnya sedikit agak membesar, dan itu dibuktikan dengan hasil rontgen.

"Cuma saat ini tim dokter masih terus melakukan pengecekan mendalam, ditakutkan ada gejala lain yang diderita Sutiyah saat ini," kata Rujito.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Ungkap Prostitusi yang Tawarkan Siswi SMP di Kupang

Polisi Ungkap Prostitusi yang Tawarkan Siswi SMP di Kupang

Regional
PT KAI Waspadai 15 Titik Rawan Bencana Alam di Pelintasan Kereta Api

PT KAI Waspadai 15 Titik Rawan Bencana Alam di Pelintasan Kereta Api

Regional
Kisah Pilu Balita Aina yang Menderita Kanker Kulit Langka dan Tumor Ganas di Mata

Kisah Pilu Balita Aina yang Menderita Kanker Kulit Langka dan Tumor Ganas di Mata

Regional
Amankan Natal di Bandung, 2.300 Personel Diterjunkan

Amankan Natal di Bandung, 2.300 Personel Diterjunkan

Regional
Diancam Dibunuh, Bocah 14 Tahun Dicabuli Ayah Tiri Selama 4 Tahun

Diancam Dibunuh, Bocah 14 Tahun Dicabuli Ayah Tiri Selama 4 Tahun

Regional
Curi Baut Rumah Tahan Gempa, 2 Pemuda Pengangguran Ditangkap

Curi Baut Rumah Tahan Gempa, 2 Pemuda Pengangguran Ditangkap

Regional
Gunakan Gergaji dan Kain hingga Ingin Hadiri Pernikahan Anak, Ini 4 Fakta Kaburnya Tahanan Malang

Gunakan Gergaji dan Kain hingga Ingin Hadiri Pernikahan Anak, Ini 4 Fakta Kaburnya Tahanan Malang

Regional
Banjir dan Longsor, Pemkab Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari

Banjir dan Longsor, Pemkab Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari

Regional
Duduk Perkara Balita Hilang dari PAUD, Dugaan Dimakan Reptil hingga Ditemukan Tanpa Kepala

Duduk Perkara Balita Hilang dari PAUD, Dugaan Dimakan Reptil hingga Ditemukan Tanpa Kepala

Regional
Ayah Hamili Putri Kandung Usia 16 Tahun dan Membawanya Kabur

Ayah Hamili Putri Kandung Usia 16 Tahun dan Membawanya Kabur

Regional
Akibat Endapan Minyak Goreng, Pabrik Tahu Terbakar

Akibat Endapan Minyak Goreng, Pabrik Tahu Terbakar

Regional
Rebutan Pohon Mangga, Dua Tetangga Dibacok, Satu Tewas

Rebutan Pohon Mangga, Dua Tetangga Dibacok, Satu Tewas

Regional
Wali Kota Bandung Keluhkan Bandara Husein Seperti Makam, Ini Jawaban Pemprov Jabar

Wali Kota Bandung Keluhkan Bandara Husein Seperti Makam, Ini Jawaban Pemprov Jabar

Regional
Libur Natal dan Tahun Baru, PT KAI Daop 5 Operasikan 3 KA Tambahan, Ini Daftarnya

Libur Natal dan Tahun Baru, PT KAI Daop 5 Operasikan 3 KA Tambahan, Ini Daftarnya

Regional
Amankan Natal dan Tahun Baru, Polres Cianjur Terjunkan Tim Penembak Jitu

Amankan Natal dan Tahun Baru, Polres Cianjur Terjunkan Tim Penembak Jitu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X