Kompas.com - 26/01/2018, 22:13 WIB
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Suherman. Kompas.com/Ary Maulana KarangKepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Suherman.
|
EditorErwin Hutapea


GARUT, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan Kabupaten Garut secara resmi melarang ojek online (daring) beroperasi di Kabupaten Garut. Larangan itu merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Angkutan Orang Tidak Dalam Trayek dan surat edaran yang dikeluarkan Pemkab Garut bernomor 551/2337/2017. 

"Kami akan publikasikan larangan ini kepada semua pengemudi angkutan online dan masyarakat. Bahkan bila perlu ada surat edaran yang ditandatangani bupati ini kami buat dalam baliho besar," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut Suherman, Jumat (26/1/2018).

Menurut Suherman, perwakilan dari pengemudi transportasi konvensional telah bertemu dengan pihaknya pada Jumat (26/1/2018) pagi yang menyampaikan keluhan mereka soal keberadaan transportasi daring.

Pihaknya pun akan berupaya menegakkan aturan pelarangan angkutan daring sesuai dengan harapan para pengemudi angkutan konvensional secara tegas dengan menggandeng aparat kepolisian.

"Kalau masih ada yang beroperasi, kami akan tindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku," ujarnya.

Baca juga: Ditegur karena Bawa Penumpang, Pengemudi Ojek Online Cekcok dengan Ojek Pangkalan

Meski telah keluar larangan, lanjut Suherman, bukan berarti transportasi daring tidak bisa beroperasi selamanya. Jika angkutan daring mau memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Permenhub Nomor 108 Tahun 2017, larangan yang telah ditetapkan bisa tidak berlaku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semua anak bangsa punya kesempatan untuk memilih apa pun, termasuk jadi pengemudi transportasi online. Namun, syarat sebagaimana diatur dalam Permenhub harus dipenuhi terlebih dahulu," ucapnya.

Adapun Permenhub Nomor 108 Tahun 2017, menurut Suherman, di antaranya mengatur soal penetapan tarif dengan mekanisme pengajuan dari Pemkab Garut dan disetujui oleh pemerintah pusat, kelengkapan surat-surat kendaraan, lulus uji kir, dan harus disertakan sertifikat.

Herman berharap para pengemudi angkutan daring bisa mematuhi larangan operasi yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah hingga nanti bisa memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Permenhub Nomor 108 Tahun 2017 agar tidak sampai terjadi gesekan antara pengemudi angkutan konvensional dan transportasi daring.

Kompas TV Komunitas ojek online meminta maaf jika hari Kamis (23/11) pelanggan kesulitan mendapat ojek.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.