Kompas.com - 26/01/2018, 17:34 WIB
Tiga pelajar SMP diamankan karena telah menganiaya orang gila di Poso. Dok Polsek LageTiga pelajar SMP diamankan karena telah menganiaya orang gila di Poso.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

POSO, KOMPAS.com – Warga Poso, Sulawesi Tengah, kembali dihebohkan dengan munculnya video tiga orang pelajar menganiaya salah seorang warga yang diduga mengalami penyakit jiwa hingga harus menjalani perawatan medis.

Ketiga pelajar yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) itu masing-masing berinsial AA, RA dan RE, ketiganya warga Desa Tongko, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso.

Video berdurasi 1 menit 23 detik yang kini menjadi viral tersebut mempertontonkan sebuah kejadian pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang yang mengalami gangguan jiwa bernama Syahril Barereng alias Aco.

Video itu pertama kali disebar oleh pemilik akun Facebook bernama Irma Giantry yang prihatin dengan aksi pengeroyokan oleh para remaja.

Baca juga : Gerindra Siap Bela Kadernya atas Dugaan Penganiayaan Anggota Brimob

Kapolsek Lage Ipda Jufri A Lawendatu yang ikut dikonfirmasi via telepon pada Jumat (26/1/2018) kepada Kompas.com membenarkan adanya video penganiayaan yang dilakukan oleh tiga orang pelajar SMP. Menurutnya, dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, peristiwa itu diperkirakan terjadi pada akhir Desember 2017 lalu. Lokasi tepatnya di Desa Tongko, Kecamatan Lage.

"Memang betul ada video kekerasan yang dilakukan oleh tiga orang pelajar yang kini sudah dijadikan tersangka. Pelakunya sudah kita amankan di Mapolres Poso, sementara untuk korban sendiri sementara masih menjalani perawatan," jelas Kapolsek Jufri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ditanya soal modus penganiayaan tersebut, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mendalami siapa aktor dari penganiayaan tersebut, kerena kasus tersebut baru dilaporkan pada 17 Januari 2018 di Polsek Lage.

Dalam video tersebut, ketiga pelajar secara bergantian menganiaya korban. Mereka memukul dan menendang Aco mulai dari kepala hingga badan yang menyebabkan korban beberapa kali terjatuh.

"Kasusnya masih terus kita dalami. Yang jelas, mereka telah melakukan penganiayaan yang disertai dengan rekaman video. Pelaku sudah kita serahkan di Polres untuk penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Baca juga : Mayat di Sumedang adalah Sopir Truk Korban Penganiayaan Orang Tak Dikenal

Jufri mengatakan, karena para pelaku masih tergolong di bawah umur, maka ketiganya kini dikenakan wajib lapor sambil menunggu proses hukum selanjutnya. Kasus ini ditangani Polres Poso.

Berita ini sudah melalui pengecekan fakta sesuai metodologi verifikasi oleh Kompas.com.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.