Seekor Buaya Membawa Jasad Pria Ini ke Pinggir Pantai - Kompas.com

Seekor Buaya Membawa Jasad Pria Ini ke Pinggir Pantai

Kompas.com - 25/01/2018, 14:48 WIB
Jenazah Abia Sala Dopong Abora alias Beri (26), saat dievakusi oleh Tim SAR dan polisi dari Pantai  Nino, Desa Oepuah Utara, Kecamatan Biboki Moenleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (25/1/2018) pagi.Dok SAR Kupang Jenazah Abia Sala Dopong Abora alias Beri (26), saat dievakusi oleh Tim SAR dan polisi dari Pantai Nino, Desa Oepuah Utara, Kecamatan Biboki Moenleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (25/1/2018) pagi.

KEFAMENANU, KOMPAS.com — Seekor buaya membawa jasad seorang pria ke Pantai Nino, Desa Oepuah Utara, Kecamatan Biboki Moenleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (25/1/2018) pagi.

Kasat Reskrim Polres TTU Iptu Nyoman Gede Arya mengatakan, jenazah pria itu diketahui bernama Abia Sala Dopong Abora alias Beri (26), warga Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara.

Menurut Nyoman, Beri menghilang sejak Minggu (21/1/2018) saat sedang mencari ikan di Pantai Wini, Desa Hamusu Wini, Kecamatan Insana Utara.

Nyoman menjelaskan, sekitar pukul 07.00 Wita, buaya tersebut terlihat di Pantai Nino sedang membawa mayat tersebut di mulutnya. Masyarakat yang melihat melaporkan kejadian ini ke Kepala Polisi Subsektor Mena Ipda Agustinus Mema.

(Baca juga: Kawat Menancap di Leher Buaya, Penyelamatan Terus Dilakukan )

"Saat polisi tiba di lokasi, mereka melihat buaya tersebut sedang membawa mayat Beri di atas kepala buaya itu. Kapolsubsektor Mena lalu menghubungi Pihak Basarnas untuk melakukan evakuasi," ujar Nyoman kepada Kompas.com, Kamis sore.

Setelah Basarnas tiba, buaya itu meninggalkan jenazah Beri sehingga proses evakuasi dilakukan. Seusai dievakuasi, jenazah Beri langsung dibawa ke rumahnya di Wini.

Kompas TV Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, menerima seekor buaya, seekor burung elang, dan seekor kucing hutan dari warga setempat.


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X