DPRD Minta OJK Tangani Masalah Dugaan Penyalahgunaan Jabatan Dirut Bank NTT

Kompas.com - 24/01/2018, 17:53 WIB
Para pemuda dari Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar aksi unjuk rasa di kantor Otoritas Jasa Keuangan setempat, Rabu (24/1/2018). KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BerePara pemuda dari Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar aksi unjuk rasa di kantor Otoritas Jasa Keuangan setempat, Rabu (24/1/2018).
|
EditorErwin Hutapea


KUPANG, KOMPAS.com - Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur Wellem Kale meminta pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pusat agar segera menangani masalah penyalahgunaan jabatan direktur Bank NTT.

Wellem mengatakan, setelah dicopotnya Direktur Utama Bank NTT Daniel Tagu Dedo pada November 2016, Eduardus Bria Seran ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Namun, lebih dari satu tahun menjabat, Eduardus masih saja sebagai Plt Direktur Utama Bank NTT. Menurut Wellem, hal itu sudah menyalahi aturan, khususnya Pasal 91 dan Pasal 94 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

"Saya sebagai anggota DPRD karena kisruh ini sudah pada tahap demo dan perkara di Pengadilan Negeri, tentu akan berdampak pada Bank NTT itu sendiri. Karena itu, saya sebagai anggota DPRD minta agar OJK pusat itu harus turun tangan untuk menangani persoalan ini," ucap Wellem kepada Kompas.com, Rabu (24/1/2018).

Bukan hanya turun tangan, lanjut Wellem, OJK pusat harus mendudukkan persoalan sesuai regulasi dan secara transparan.

"Dalam aturan di bank, jabatan Plt itu hanya berlaku selama enam bulan, tapi saat ini sudah lebih dari setahun itu Eduardus masih sebagai Plt. Ini jelas tidak boleh," jelasnya.

Baca juga: Dukung Pembiayaan Infrastruktur, Ini Kebijakan Strategis OJK

Parahnya lagi, kata Wellem, meski sudah habis masa jabatan sebagai Plt direktur utama, tetapi Eduardus masih ke kantor, menandatangani surat, termasuk menandatangani surat undangan rapat umum pemegang saham.

Eduardus, ujar Wellem, berpatokan pada keputusan Gubernur NTT Nomor 333 dan 334/Kep/HK/2017 tentang perpanjangan sementara masa jabatan dewan komisaris dan direksi Bank NTT.

"Ini perbuatan melawan hukum yang bertentangan dengan Pasal 91 dan Pasal 94 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas," ucapnya.

OJK juga sudah bersurat kepada Bank NTT bahwa direktur Bank NTT yang masih aktif itu adalah Direktur Pemasaran Kredit Absalom Sine.

Namun, tak berselang lama, OJK justru kembali mengirim surat untuk memperpanjang masa jabatan Plt Direktur Utama Eduardus Bria Seran. Padahal, kata dia, tidak ada klausul yang mengatur tentang perpanjangan masa jabatan Plt.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Regional
Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Regional
Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Regional
Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Regional
Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Regional
Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Regional
PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

Regional
Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Regional
Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Regional
2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

Regional
29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

Regional
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Regional
Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Regional
BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X