Bupati Yasin Payapo Lengserkan Ketua DPD Hanura Maluku di Musdalub

Kompas.com - 24/01/2018, 16:37 WIB
Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Muhamad Yasin Payapo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Hanura Maluku dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang berlangsung di Hotel Harris Jakarta, Rabu (24/1/2018). KOMPAS.com/Rahmat Rahman PattyBupati Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Muhamad Yasin Payapo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Hanura Maluku dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang berlangsung di Hotel Harris Jakarta, Rabu (24/1/2018).
|
EditorReni Susanti

AMBON, KOMPAS.com - Dua kubu yang bertikai di Partai Hanura telah didamaikan oleh Ketua Dewan Pembina Partai (DPP) Hanura, Wiranto. Namun, konflik internal di daerah masih berlanjut.

Seperti di Maluku, konflik di Partai Hanura, membuat Ketua DPD Hanura Maluku, Ayu Hindun Hasanussi harus lengser dari jabatannya.

Ayu yang memilih bergabung dengan kubu Sekjen, Sarifudin Sudding dan dianggap sebagai pembangkang dilengserkan melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) di Hotel Harris, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (24/1/2018).

Dalam musdalub itu, sembilan pimpinan DPC yang memiliki hak suara kompak memilih Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat, Muhamad Yasin Payapo sebagai Ketua DPD Partai Hanura yang baru.

“Sudah selesai tadi, Pak Yasin terpilih secara aklamasi,” kata Sekretaris Panitia Musdalub, Abubakar Talaohu saat dihubungi Kompas.com melalui telepon selulernya, Rabu (24/1/2018).

(Baca juga : Saat Wiranto Ditanya Siapa Ketua Umum Hanura yang Sah... )

Menurut Talaohu, musdalub yang dibuka Ketua Bidang Organisasi DPP Partai Hanura, Benny Rhamdani itu berjalan lancar dan sesuai aturan karena dihadiri mayoritas pengurus DPC yang ada di Maluku.

“Dari 11 DPC yang menghadiri Musdalub, hanya DPC Buru dan MTB yang tidak hadir, jadi sudah sesuai aturan,” ucap Talaohu.

Sementara itu, Yasin Payapo mengaku, pekerjaan pertama yang harus ia lakukan adalah melakukan konsolidasi partai untuk menghadapi Pilkada Maluku dan juga Pilpres 2019 di daerah itu.

“Yang pertama mungkin konsolidasi, itu yang paling penting untuk menghadapi Pilkada Maluku dan Pilpres 2019,” bebernya.

Dia mengimbau kepada seluruh kader dan anggota Partai Hanura di Maluku dapat kembali bersatu untuk membangun partai tersebut lebih maju lagi. "Kepada seluruh kader Hanura di Maluku mari kita kembali bersatu untuk membangun partai ini lebih maju lagi,” tuturnya.

Sebelumnya, Ayu mengaku tidak takut dengan ancaman Musdalub. Ayu mengklaim, dari 11 DPC, dirinya masih didukung 10 DPC Partai Hanura di Maluku.

Dia juga menegaskan, keputusan pemecatan dirinya adalah tindakan ilegal dan inkonstitusional. Sebab OSO sudah terlebih dahulu dipecat dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) beberapa waktu lalu.

“OSO tidak berhak memecat saya. Sudah terlambat, karena saya sudah terlebih dahulu memecatnya di Munaslub,” tegasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Dugaan Rekayasa Kasus dan Pencemaran Nama Baik

Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Dugaan Rekayasa Kasus dan Pencemaran Nama Baik

Regional
Pilu, Bocah 10 Tahun Meninggal Setelah Diduga Diperkosa, Sempat Demam dan Muntah Darah

Pilu, Bocah 10 Tahun Meninggal Setelah Diduga Diperkosa, Sempat Demam dan Muntah Darah

Regional
Usai Tikam Warga, Seorang Pencuri Tewas Dihajar Massa, Ini Kronologinya

Usai Tikam Warga, Seorang Pencuri Tewas Dihajar Massa, Ini Kronologinya

Regional
Penjelasan Lengkap 4 Petugas Forensik Tersangka Penistaan Agama hingga Dibebaskan

Penjelasan Lengkap 4 Petugas Forensik Tersangka Penistaan Agama hingga Dibebaskan

Regional
Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Regional
Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Regional
Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Regional
Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Regional
Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Regional
Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Regional
Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Regional
Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X