Dua Anjingnya Membunuh Seorang Kakek, Nazam Ditahan Polisi

Kompas.com - 23/01/2018, 09:52 WIB
Dua anjing jenis pitbull diamankan di Mapolres Kediri, Jawa Timur, Senin (22/1/2018). Anjing ini diamankan usai menyerang seorang warga Desa Purworejo, Kecamatan Kandat hingga tewas, Minggu (21/1/2018). KOMPAS.com/M Agus Fauzul HakimDua anjing jenis pitbull diamankan di Mapolres Kediri, Jawa Timur, Senin (22/1/2018). Anjing ini diamankan usai menyerang seorang warga Desa Purworejo, Kecamatan Kandat hingga tewas, Minggu (21/1/2018).
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com - Penyidik Reserse Kriminal Polres Kediri, Jawa Timur, akhirnya menahan Nazam Zulkarnain, pemilik dua anjing jenis Pitbull yang beberapa waktu lalu menyerang seorang kakek hingga korban tewas.

Penahanan terhadap Nazam (sebelumnya tertulis Najam) itu seusai penetapannya sebagai tersangka. Pria 46 tahun itu dijerat dengan Pasal 359 KUHPidana karena disangka lalai hingga menyebabkan orang lain meninggal dunia.

"Resmi ditahan," ujar Kepala sub Bagian Humas Polres Kediri, Ajun Komisaris Muklason, Selasa (23/1/2018).

Nazam sendiri sebelumnya telah diperiksa polisi sejak 21 Januari 2018 lalu. Dia dimintai keterangan selang beberapa jam dari peristiwa penyerangan anjingnya terhadap kakek Sarju (73).

Pengamanan juga dilakukan polisi terhadap sepasang anjingnya dengan cara dikerangkeng di sel yang ada di mapolres. Sel jeruji besi itu biasanya dipakai untuk unit K9 atau anjing milik polisi.

Baca juga : Seorang Kakek Tewas Diserang 2 Anjing Pitbull, Pemilik Diperiksa

Sebelumnya, kakek Sarju (73) diserang dua anjing Pitbull saat sedang mencari kayu bakar di sebuah lahan kosong dekat rumahnya di Dusun Kroncong, Desa Purworejo, Kecamatan Kandat, Minggu (21/1/2018).

Anjing itu milik Nazam yang juga tetangga Sarju, yang dipelihara untuk menjaga kandang ayam. Saat penyerangan, anjing itu tanpa mengenakan rantai pengikat. Lahan kosong lokasi penyerangan itu tidak jauh dari kandang ayam.

Warga baru mengetahui peristiwa itu saat Sarju sudah dalam posisi telentang bersimbah darah dengan dua anjing masih menyerangnya. Warga kemudian beramai-ramai menolongnya, lalu membawanya ke rumah sakit.

Baca juga : Dua Anjing Pitbull Penyerang Kakek hingga Tewas Kini Dikerangkeng

Namun nyawa Sarju tidak bisa diselamatkan akibat luka serius di sekujur tubuhnya. Usai dilakukan visum, jenazahnya dibawa pulang oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Regional
Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Regional
Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X