Kompas.com - 23/01/2018, 08:38 WIB
|
EditorFarid Assifa

KARAWANG, KOMPAS.com - Sempat koma dan pengobatan terancam dihentikan karena  terganjal biaya, TKl Karawang Sarah Binti Rasim yang sakit di Arab Saudi, hari ini, Selasa (23/1/2018), dipulangkan ke tanah air.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang Ahmad Suroto mengatakan, pemulangan tersebut berdasarkan telegram dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah.

Rupanya, surat Disnakertrans Karawang soal permohonan bantuan dana ke Direktur Perlindungan WNI dan BHI Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI soal permohonan bantuan dana ditanggapi segera. Pasalnya, sejak 7 Januari 2018 lalu, Sarah telah berada di tempat penampungan KJRI setelah Tim Perlindungan menjemputnya dari Rumah Sakit King Faisal Thaif, tempat dia dirawat tanpa dipungut biaya apapun.

"Penjemputan tersebut dilakukan setelah kondisi Sarah dinilai baik dan normal oleh pihak rumah sakit," katanya ketika dihubungi melalui telepon, Selasa (23/1/2018).

Sebelumnya, kata Suroto, Sarah sempat mengalami koma dan gangguan fungsi jantung, serta dirawat di Rumah Sakit Al Udwani. Pemindahan Sarah ke Rumah Sakit King Faisal Thaif dilakukan setelah Tim Perlindungan melakukan pendekatan dengan pihak-pihak terkait di Thaif, khususnya Direktorat Jenderal Urusan Kesehatan Thaif.

Baca juga : Kisah TKI Tasmi yang Meninggal di Malaysia dan Baru Dipulangkan 1,5 Bulan Kemudian

Pada 10 Januari lalu, dokumen perjalanan atau SPLP untuk proses permit exit di Imigrasi Arab Saudi bagi Sarah telah diterbitkan.

"Kemudian pada 15 Januari 2018, Tim Perlindungan telah berhasil mengurus exit permit Sarah, melalui pendekatan dan lobi dengan pihak Imigrasi Arab Saudi, dan bebas biaya denda yang semestinya sebesar SR 10.000 atau sekitar Rp 35 juta.

Sarah, imbuh Suroto, pulang ke tanah air dari Jedah pada 22 Januari 2018 sekitar pukul 19.25 waktu Arab Saudi dengan menggunakan pesawat Saudia nomor SV816. Ia diperkirakan tiba di Bandara Soekarno Hatta pada 23 Januari 2018 sekitar pukul 09.00 WIB.

"Sebagai antisipasi Sarah masih memerlukan perlakuan khusus, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk keluarga untuk penjemputan Sarah, dan penanganan lebih lanjut," ungkapnya.

Baca juga : TKI Asal Semarang Hilang, 11 Tahun di Singapura Tidak Pernah Ada Kabar

Sebelumnya, Disnakertrans Karawang mengajukan bantuan biaya kepada Direktur Perlindungan WNI dan BHI Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI melalui surat nomor 292/9808/PPTK/2017.

Pasalnya, saat itu warga Dusun Langseb III, RT 003 RW 003,  Desa Kertaraharja, Kecamatan Pedes,  Karawang, itu tengah dalam keadaan koma dan membutuhkan biaya pengobatan di Rumah Sakit Adwani sebesar SAR 25.000 atau sekitar Rp 89 juta.

Kompas TV Dikabarkan jatuh ke laut Tenaga Kerja Indonesia asal Ponorogo Jawa Timur ditemukan tewas setelah sempat hilang di Laut Korea.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Regional
Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Regional
Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Regional
Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Regional
Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Regional
Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.