Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/01/2018, 19:51 WIB

GROBOGAN, KOMPAS.com - Anang Tri Hidayat (24), warga Desa Menduran, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, tewas setelah dikeroyok empat orang mabuk. 

"Korban dikeroyok empat orang mulai dari pukulan, tendangan, dan benturan ke aspal pada bagian kepala dan tubuh. Luka paling serius ada di kepala," ujar Kepala Satuan Reskrim Polres Grobogan, AKP Maryoto saat gelar perkara di Markas Polres Grobogan, Senin (22/1/2018).

Dari hasil otopsi, sambung Maryoto, pukulan secara terus menerus yang membuat korban meninggal dunia. "Sementara rekan korban berhasil melarikan diri mengendarai motor," ucapnya. 

Maryoto menjelaskan, aksi sadis ini berawal dari perselisihan antar kedua belah pihak. Pelaku dan korban berebut pemandu lagu di sebuah tempat karaoke di wilayah Purwodadi, Grobogan.

(Baca juga : Peternak Ayam Tewas Dikeroyok karena Rebutan Wanita Pemandu Lagu)

Konflik antara mereka yang sama-sama dalam pengaruh alkohol itu berlanjut di luar tempat karaoke.

"Emosi pelaku tak terkontrol apalagi dalam pengaruh minuman keras. Sepulang dari tempat karaoke, para pelaku dan korban bertemu. Korban yang mengendarai motor bersama temannya dikejar para pelaku yang mengendarai minibus X Trail. Dipepet dan kemudian dihajar hingga tewas," kata Maryoto.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Sat Reskrim Polres Grobogan, satu di antara pelaku tercatat sebagai oknum anggota TNI berinisial SM (36), warga Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Grobogan.

Ketiga pelaku lainnya merupakan warga sipil. Mereka adalah DY (23), UP (23), dan DA (25). Ketiganya warga Kecamatan Toroh, Grobogan.

"Barang bukti pakaian korban dan kendaraan pelaku sudah diamankan. Para pelaku terancam sanksi penganiayaan yang berujung pada kematian," kata Kapolres Grobogan, AKBP Satria Rizkiano.

(Baca juga : Polisi Ringkus Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Peternak Ayam)

Gelar perkara dihadiri juga Komandan Kodim 0717 Purwodadi, Letkol Arm Teguh Cahyadi karena satu di antara pelaku adalah oknum anggota TNI AD. Sebagai catatan, pelaku yakni Serda SM, ia berdinas di wilayah Kabupaten Pati.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.