Pilkada Jatim, Gus Ipul Kontrak Khusus Via Vallen dan Nella Kharisma

Kompas.com - 22/01/2018, 14:54 WIB
Via Vallen (kiri) dan Nella Karisma (kanan) bersama Gus Ipul. KOMPAS.com/Achmad FaizalVia Vallen (kiri) dan Nella Karisma (kanan) bersama Gus Ipul.
|
EditorReni Susanti

SURABAYA, KOMPAS.com — Calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf ( Gus Ipul) melibatkan dua penyanyi dangdut Jatim yang sedang naik daun untuk menyanyikan lagu kampanyenya.

Kedua penyanyi tersebut adalah Via Vallen dan Nella Kharisma. Mereka dikontrak khusus untuk menjadi model dan pengisi suara lagu kampanye berjudul "Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur", Senin (22/1/2018).

Momen tersebut disebut jarang terjadi. Meski keduanya sama-sama berasal dari Jawa Timur, karena kesibukan masing-masing, penyanyi lagu "Sayang" dan "Jaran Goyang" ini jarang bertemu. 

Via Vallen, penyanyi asal Sidoarjo itu, mengaku tertarik dengan lirik lagu yang ditawarkan. "Liriknya cukup menggugah, saya tertarik," kata penyanyi yang memiliki penggemar bernama Vianisti ini.

(Baca juga: Gus Ipul: Semua Biaya Terukur, Itu Bukan Mahar Politik )

Begitu juga Nella Kharisma. Penyanyi asal Kediri ini mengaku bangga bisa menjadi pengisi suara lagu kampanye pasangan Gus Ipul-Puti Soekarno di Pilkada Jatim. "Liriknya bagus dan mengena sekali," ucapnya.

Gus Ipul mengaku tidak memiliki target khusus dengan menggaet dua penyanyi yang memiliki jutaan penggemar itu. "Kami tidak bicara target perolehan suara. Sebab, memang suara keduanya saya rasa cocok dan pas untuk menyanyikan lagu itu," kata Gus Ipul. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X