Mengaku untuk Bayar SPP, Mahasiswa Jual Ganja dan Tembakau Gorilla

Kompas.com - 18/01/2018, 19:50 WIB
Enam mahasiswa ditangkap polisi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan lantaran mengedarkan ganja dan tembakau gorilla. Kamis, (18/1/2018). KOMPAS.com / ABDUL HAQEnam mahasiswa ditangkap polisi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan lantaran mengedarkan ganja dan tembakau gorilla. Kamis, (18/1/2018).
|
EditorFarid Assifa

GOWA, KOMPAS.com - Lima mahasiswa dan satu pelajar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dibekuk aparat kepolisian lantaran terbukti menjual dan mengonsumsi ganja dan tembakau gorilla.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti narkoba serta uang tunai hasil penjualan.

Penangkapan ini bermula dari kecurigaan polisi terhadap aktivitas empat pria berstatus mahasiswa di dalam minibus bernomor polisi DD 271 AG yang terparkir di Jalan Dirgantara, Kelurahan Manggalli, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa pada 13 Januari 2018 lalu.

Saat hendak digeledah, minibus yang dikendarai oleh MU (27), mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Makassar, langsung tancap gas hingga terjadi aksi kejar-kejaran di jalan raya.


"Berawal dari kecurigaan Tim Anti Bandit terhadap mobil yang parkir dan setelah dilakukan penggeledahan ternyata ada barang bukti narkoba," kata Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga saat menggelar release pada Kamis (18/1/2018) pukul 13.00 Wita.

Dari hasil penangkapan inilah polisi kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil mengamankan lima mahasiswa lainnya, masing-masing berinisial MA (23), RA alias Eki (28), AF (23), FES (19) serta SA (19) dan seorang pelajar sekolah menengah atas (SMA) berinisial DE (16).

Baca juga : Tanam Ganja di Kamar Mandi, Seorang Pria Ditangkap

Selain para pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti narkoba berupa ganja terdiri dari 42 sachet kecil dan tembakau gorilla yang terdiri dari 10 sachet kecil dan 4 sachet besar. Selain itu, turut pula disita uang tunai hasil penjualan senilai Rp 5.330.000.

"Dari hasil pengembangan, maka kami mengamankan enam mahasiswa dan satu pelajar SMA. Mereka ini ada yang merupakan pengedar dan ada konsumen," kata Shinto Silitonga.

Baca juga : Satgas Pamtas Temukan Dua Ladang Ganja di Papua

Sementara itu, salah seorang pelaku mengaku terpaksa menjual barang haram tersebut guna membayar uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) kuliah.

Kompas TV Tim BNNP langsung melakukan penangkapan saat paket kiriman diterima oleh tersangka.

"Terpaksa menjual tembakau gorilla karena mau bayar uang SPP," kata RA.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Regional
Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Regional
Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Regional
Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Regional
'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X