Anggota Polsekta Tamalate Ditangkap Edarkan Narkoba

Kompas.com - 16/01/2018, 19:39 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang anggota Polsekta Tamalate, Bripka Sukri (42) ditangkap anggota Satuan Narkoba Polrestabes Makassar terkait kasus narkoba. Anggota ini diduga sebagai bandar yang mengedarkan narkoba di Kota Makassar.

Selain Bripka Sukri, polisi juga mengamankan Arman alias Mando (32), Jumakkara (43), Irwan Umar alias Ciwang (32), Erwin Gani alias Ewin (37), Jafar (33) dan seorang wanita bernama Citra Aulia Insani (29). Mereka semua satu jaringan peredaran narkoba di Kota Makassar.

Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Diary Estetika dalam keterangan persnya, Selasa (16/1/2018), mengatakan, Bripkan Sukri ditangkap pada Sabtu (13/1/2018) siang. Namun kasus ini baru dirilis, karena timnya masih melakukan pengembangan.

Bripka Sukri ditangkap berdasarkan keterangan dua pengguna narkoba Erwin dan Japar yang lebih dulu ditangkap Satuan Narkoba Polrestabes Makassar. Dari pengakuan dua pengguna itu, mereka membeli narkoba dari Bripka Sukri.

"Bripka Sukri ditangkap di kantornya di Markas Polsekta Tamalate Jalan Danau Tanjung Bunga. Setelah penangkapan, Bripka Sukri dibawa ke rumahnya untuk mengambil barang bukti narkoba yang disimpannya," tuturnya.

Baca juga : Polisi Tembak Mati Pelaku Sindikat Narkoba Internasional Asal China

Dari keterangan tersangka Erwin dan Jafar, sambung Diary, Bripka Sukri sebagai pemodal dalam salah satu jaringan peredaran narkoba di Makassar. Dari situlah, polisi terus melakukan pengembangan dan menangkap tersangka Mando, Jumakkara, dan seorang wanita bernama Citra Aulia Insani.

"Bripka Sukri ini perannya memberikan modal kepada pelaku lain untuk berdagang narkoba. Memodali bisnis haram ini telah dilakukan sejak tiga bulan terakhir dengan dugaan jumlah barang yang telah diedarkan di Kota Makassar kurang lebih sebanyak 1 kilogram sabu-sabu," bebernya.

Baca juga : Tim Gabungan Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Etiopia

Kompas TV Sebanyak 34 pasien narkoba kabur dari panti rehabilitasi di Kota Medan, diduga mereka tidak puas dengan pelayanan panti rehabilitasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X