Dua Eksekutor Pembunuhan Satu Keluarga di Medan Divonis 20 Tahun Penjara

Kompas.com - 16/01/2018, 19:36 WIB
Roni Anggara (kiri) dan Andi Syahputra (tengah) serta Andi Lala (kanan) tertunduk saat mendengarkan vonis majelis hakim di Ruang Cakra VI PN Medan, Jumat (22/1/2018), atas kasus pembunuhan sadis di Mabar, Medan. Tribun Medan/Mustaqim Indra JayaRoni Anggara (kiri) dan Andi Syahputra (tengah) serta Andi Lala (kanan) tertunduk saat mendengarkan vonis majelis hakim di Ruang Cakra VI PN Medan, Jumat (22/1/2018), atas kasus pembunuhan sadis di Mabar, Medan.
EditorCaroline Damanik

MEDAN, KOMPAS.com - Dua eksekutor pembunuhan satu keluarga di Medan juga menjalani sidang vonis di tempat yang sama dengan Andi Lala, sang otak pembunuhan, di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (12/1/2018).

Keduanya, Roni Anggara dan Andi Syahputra, divonis 20 tahun penjara.

"Perbuatan para terdakwa tidak hanya menimbulkan korban bagi orang dewasa, yaitu Riyanto Sri Ariyani dan Marni, tetapi juga korban anak-anak, yaitu Naya dan Gilang," kata Ketua Majelis Hakim, Dominggus Silaban, di Ruang Cakra VI, Jumat sore.

Majelis hakim menilai, kedua terdakwa terbubkti turut mengetahui dan membantu Andi Matalata alias Andi Lala menghabisi lima nyawa keluarga Riyanto pada April 2017.

(Baca juga: Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga di Medan hingga Penangkapan Pelaku)

Kinara, satu-satunya anggota keluarga yang ditemukan hidup, harus menjalani perawatan intensif di dua rumah sakit, yaitu Rumah Sakit Umum Adam Malik d an Rumah Sakit Bhayangkara selama satu bulan.

"Seorang anak bernama Kinara harus menjadi korban dan menimbulkan trauma seumur hidupnya," ungkap Dominggus.

(Baca juga: Satu Keluarga Dibunuh di Medan, Anak Balita Ditemukan Selamat di Kolong Tempat Tidur)

Perbuatan keduanya dinilai terbukti sah dan meyakinkan melanggar Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 tentang Pembunuhan berencana.

"Menjatuhkan hukuman masing-masing kepada Roni Anggara dan Roni Syahputra dengan penjara selama 20 tahun," tegas hakim


Berita ini telah tayang di Tribun Medan, Jumat (12/1/2017), dengan judul: Dua Eksekutor Bantu Andi Lala Bunuh Lima Nyawa Keluarga Riyanto Divonis 20 Tahun

 

 

Kompas TV Otak Pembunuhan Satu Keluarga di Medan Ini Diringkus



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X