Kompas.com - 16/01/2018, 16:38 WIB
Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky menunjukkan sejumlah ijazah palsu di Mapolsek Bogor, Selasa (16/1/2018). KOMPAS.com/Ramdhan Triyadi BempahKepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky menunjukkan sejumlah ijazah palsu di Mapolsek Bogor, Selasa (16/1/2018).
|
EditorCaroline Damanik

BOGOR, KOMPAS.com - Aparat Polres Bogor mengamankan pelaku pembuat ijazah palsu berinisial NA (46) alias Ompong, di Kampung Cikalagan, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain satu unit CPU, satu unit printer, kertas, stempel, hologram, serta beberapa ijazah palsu yang sudah jadi.

Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky mengatakan, pelaku sudah membuat ijazah palsu sejak setahun terakhir.

Dicky menuturkan, pelaku membantu membuatkan ijazah berbagai tingkatan sekolah sesuai dengan pesanan dan meminta bayaran sebesar Rp 1,5 juta.

"Pelaku ini belajar otodidak. Dia ini pengangguran. Kebanyakan yang pesan ijazah palsu ke pelaku ini untuk keperluan pekerjaan. Ijazah palsu untuk tingkat SMP dan SMA," ucap Dicky, di Mapolsek Bogor, Selasa (16/1/2018).

(Baca juga : Saat Wakil Ketua DPRD Terdakwa Kasus Ijazah Palsu Ditanyai Hakim Arti S-1)

Dicky menambahkan, ada sekitar 12 sekolah di wilayah Bogor dan Bekasi yang dipalsukan ijazahnya oleh pelaku. Kata Dicky, pelaku menawarkan jasa pembuatan ijazah palsu melalui internet dan dari mulut ke mulut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 Polisi masih menelusuri pihak yang terlibat dalam kasus tersebut, termasuk pemesan ijazah palsu itu.

Dalam membuat ijazah palsu itu, lanjut Dicky, pelaku menggunakan kertas khusus yang beratnya di atas 100 gram serupa kertas concorde.

"Kertas-kertas ini banyak di jual bebas di pasaran," katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 263 ayat 1 KUHP dan Pasal 68 ayat 1 Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dengan ancaman kurungan penjara maksimal enam tahun penjara.

 

 

Kompas TV Polda Jabar Gerebek Tempat Pembuatan Ijazah Palsu
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.