Korban Tenggelam di Pangkep Ditemukan Tewas 500 Meter dari Lokasi Lompat

Kompas.com - 15/01/2018, 15:49 WIB
Pria mengidap gangguan jiwa atau stres, Darman alias Aco Damang (32), warga Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, yang hilang tenggelam setelah melompat ke Sungai Kalibersih akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Senin (15/1/2018). Basarnas MakassarPria mengidap gangguan jiwa atau stres, Darman alias Aco Damang (32), warga Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, yang hilang tenggelam setelah melompat ke Sungai Kalibersih akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Senin (15/1/2018).
|
EditorErwin Hutapea


PANGKEP, KOMPAS.com - Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, pria pengidap gangguan jiwa atau stres, Darman alias Aco Damang (32), warga Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), yang hilang tenggelam setelah melompat ke Sungai Kalibersih akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Senin (15/1/2018).

Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian pada hari ketiga menemukan Aco Damang di titik 500 meter dari lokasi tenggelam saat melompat dari jembatan.

"Tim Rescue Kansar Makassar bersama unsur potensi yang terlibat berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia 500 meter dari lokasi kejadian dengan radial 247 derajat BBD. Setelah ditemukan, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga korban," kata staf Humas Basarnas Makassar, Hamsidar, dalam keterangan tertulisnya.

Dengan ditemukannya jenazah korban, operasi tim SAR gabungan yang terdiri dari tim Basarnas Makassar, Polair Polda Sulsel, BPBD dan Damkar Kabupaten Pangkep, SAR UNM, SAR Pemuda, SAR Antariksa, serta masyarakat setempat dibubarkan.

Baca juga: Terkena Stroke Saat Melaut, Sem Jatuh dan Tenggelam

Sebelumnya diberitakan, korban yang mengidap gangguan jiwa ini melompat dari jembatan Sungai Kalibersih, Pangkep, Sabtu (13/1/2018) sore.

Dari keterangan sejumlah saksi, korban sempat duduk di pinggir sungai. Tiba-tiba korban mengatakan kalau nanti ada kabar orang tenggelam, itu adalah dia. Nanti ditemukannya di Pulau Cambang-cambang.

Setelah mengatakan hal tersebut, korban lalu melepas pakaian, dompet, serta sandalnya lalu melompat ke dalam Sungai Pangkajene. Korban sempat berenang ke arah tengah sungai sejauh 100 meter, kemudian hilang tenggelam.

Kompas TV 2 orang anak diduga terpleset saat bermain di kolam.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.