Kontestan Pilkada Tanjungpinang: Tes Psikologi Paling Menantang - Kompas.com

Kontestan Pilkada Tanjungpinang: Tes Psikologi Paling Menantang

Kompas.com - 12/01/2018, 21:47 WIB
Maya Suryanti, salah satu bakal calon yang diusung PDI Perjuangan di Pilkada Tanjungpinang 2018KOMPAS.com/ HADI MAULANA Maya Suryanti, salah satu bakal calon yang diusung PDI Perjuangan di Pilkada Tanjungpinang 2018

BATAM, KOMPAS.com - Bakal calon wakil wali kota Tanjungpinang, Maya Suryanti mengaku harus konsentrasi. Hal itu diperlukan agar ia bisa menjawab soal pada tes kesehatan hari pertama di RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang, Jumat (12/1/2018).

"Dibilang sulit tidak juga, yang terpenting harus konsentrasi agar bisa menjawab lebih kurang 567 soal," kata Maya.

Untuk wawancara psikologi, Maya mengaku hanya ada empat tahap. Namun di setiap tahapnya dibutuhkan konsentrasi dan fokus agar bisa menjawab semua apa yang diwawancarakan.

"Namun dari semua tahapan itu, yang lebih menantang adalah tahapan psikologi. Karena tahapan ini ada beberapa pola yang harus diisi dengan cepat, dan jawaban itu harus benar," ungkapnya. 

(Baca juga : Tes Kesehatan Kandidat Pilkada Tanjungpinang Meliputi 32 Poin )

Disinggung berapa besar keyakinan dirinya diterima masyarakat Tanjungpinang, Maya mengaku belum bisa menjawabnya sekarang.

"Terlalu cepat untuk saya jawab, yang jelas saya yakin masyarakat Tanjungpinang akan mendukung saya dan Pak Lis, untuk kemajuan Tanjungpinang yang lebih mantap lagi," tuturnya.

Lain halnya dengan Rahma. Bakal calon yang diusung partai Golkar ini mengaku tidak menemukan kesulitan dalam mengerjakan soal. 

"Pertanyaannya seputar tentang kehidupan kita sehari-sehari, jadi tidak begitu sulit. Karena semua jawabannya merupakan cerminan kebiasaan kita dalam bermasyarakat," ungkap Rahma.

Disinggung berapa besar keyakinannya untuk diterima masyarakat Tanjungpinang, Rahma mengaku hanya masyarakatlah yang bisa menjawab semuanya.

"Yang jelas saya yakin, masyarakat Tanjungpinang akan mendukung saya seperti apa niat saya untuk menjadikan kota Tanjungpinang kota yang perekonomiannya maju dan memiliki masyarakat yang sejahtera," tutup Rahma.

Kompas TV Lontaran mengejutkan disampaikan La Nyalla yang mengatakan ada permintaan 40 miliar rupiah untuk Partai Gerindra saat ingin mencalonkan lewat partai tersebut.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorReni Susanti
Komentar

Terkini Lainnya

Korban Racun Saraf Novichok di Inggris Keluar dari Rumah Sakit

Korban Racun Saraf Novichok di Inggris Keluar dari Rumah Sakit

Internasional
Kebijakan Libur Sekolah Saat Asian Games Tunggu Hasil Evaluasi Simulasi Lalu Lintas

Kebijakan Libur Sekolah Saat Asian Games Tunggu Hasil Evaluasi Simulasi Lalu Lintas

Megapolitan
Alat untuk Kurangi Bau Kali Item Akan Dievaluasi Sebelum Dipakai ke Lokasi Lain

Alat untuk Kurangi Bau Kali Item Akan Dievaluasi Sebelum Dipakai ke Lokasi Lain

Megapolitan
KPK Segel Sel di Lapas Sukamiskin karena Tak Ada Penghuninya

KPK Segel Sel di Lapas Sukamiskin karena Tak Ada Penghuninya

Nasional
Roy Suryo: Banyak Anggota DPR Artis Tak Bisa Lepaskan Keartisannya

Roy Suryo: Banyak Anggota DPR Artis Tak Bisa Lepaskan Keartisannya

Nasional
Korban Penipuan Modus Raja Minyak Lapor Polisi, Bawa Bukti 3 CCTV

Korban Penipuan Modus Raja Minyak Lapor Polisi, Bawa Bukti 3 CCTV

Megapolitan
Perludem Ungkap Sejumlah Alasan Perpindahan Kader Partai Jelang Pemilu

Perludem Ungkap Sejumlah Alasan Perpindahan Kader Partai Jelang Pemilu

Nasional
Kalapas Sukamiskin Diamankan KPK, Kakanwil Jabar Bakal Tunjuk Plh

Kalapas Sukamiskin Diamankan KPK, Kakanwil Jabar Bakal Tunjuk Plh

Regional
Penyintas Suku Amazon Ini Hidup Sendirian di Hutan Selama 22 Tahun

Penyintas Suku Amazon Ini Hidup Sendirian di Hutan Selama 22 Tahun

Internasional
Sudirman Said Prihatin Mendengar Kalapas Sukamiskin Terjerat OTT KPK

Sudirman Said Prihatin Mendengar Kalapas Sukamiskin Terjerat OTT KPK

Nasional
Jatuh ke Kolam Penuh Limbah, Seorang Karyawan di Sunter Tewas

Jatuh ke Kolam Penuh Limbah, Seorang Karyawan di Sunter Tewas

Megapolitan
Sudirman Said Yakin Jusuf Kalla Tak Ambisius untuk Bisa Jadi Cawapres

Sudirman Said Yakin Jusuf Kalla Tak Ambisius untuk Bisa Jadi Cawapres

Nasional
OTT di Lapas Sukamiskin, KPK Amankan Penyelenggara Negara dan PNS

OTT di Lapas Sukamiskin, KPK Amankan Penyelenggara Negara dan PNS

Nasional
Video Antrean Pendaki di Puncak Gunung Prau Viral, Ini Kata Pengelola

Video Antrean Pendaki di Puncak Gunung Prau Viral, Ini Kata Pengelola

Regional
Pengajuan JK Jadi Pihak Terkait Uji Materi Syarat Cawapres Dipertanyakan

Pengajuan JK Jadi Pihak Terkait Uji Materi Syarat Cawapres Dipertanyakan

Nasional

Close Ads X