Kompas.com - 12/01/2018, 12:47 WIB
Warga berebut buah naga dengan harga murah di depan Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, Jumat (12/1/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniWarga berebut buah naga dengan harga murah di depan Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, Jumat (12/1/2018).
|
EditorCaroline Damanik

SOLO, KOMPAS.com - Pasar murah buah naga bertajuk "Gelar Buah Naga Murah" di Pasar Gede Hardjonagoro atau lebih dikenal Pasar Gede di Solo, Jawa Tengah, diserbu warga, Jumat (12/1/2018).

Pasar murah buah naga digelar untuk memeringati hari ulang tahun (HUT) ke-88 tahun Pasar Gede itu dijual dengan harga Rp 5.000 per kilogram.

Dari pengamantan Kompas.com, pasar murah buah naga diselenggarakan Komunitas Paguyuban Pasar Gede (Komppag) itu mulai dibuka pukul 08.00 WIB.

Namun satu jam sebelum dibuka warga telah menunggu di depan Pasar Gede. Mereka tak ingin kehabisan persediaan buah naga itu. Mereka ada yang membeli mulai dari satu kilogram hingga 10 kilogram.

Untuk dapat memilih buah naga yang bagus mereka harus berdesakan dengan warga lain. Ada 10 ton buah naga kualitas super yang disediakan panitia dalam pasar murah buah naga. Buah naga itu didatangkan dari Banyuwangi dan Jember.

(Baca juga : Bikin Heboh, PKPI Tiba-tiba Alihkan Dukungan dari JR Saragih ke Djarot)

Seorang warga asal Solo Baru, Sukoharjo, Endang, mengaku, membeli buah naga sebanyak 10 kilogram. Dia menceritakan, untuk mendapatkan buah naga tersebut dirinya harus berdesakan dengan warga lain yang juga membeli buah naga.

"Ya, tadi saya berdesakan sama warga lain karena yang ingin membeli buah naga banyak sekali. Mungkin karena harganya murah jadi mereka memanfaatkan kesempatan itu," beber Endang.

Rencananya buah naga sebanyak 10 kilogram itu akan dibagikan Endang kepada sanak saudaranya di rumah. Menurut dia, untuk harga normal buah naga tersebut harganya Rp 10.000- 12.000 per kilogram.

(Baca juga : Jadi Presiden Pilih Nelayan Atau Pecat Menteri Susi)

Lain halnya dengan Ibu Edi. Warga asal Mojosongo, Solo, itu tidak tahu kalau ada buah naga yang dijual dengan murah di Pasar Gede. Dia membeli buah naga karena kebetulan melintas di depan Pasar Gede. Melihat banyak warga berkerumun, dia pun berhenti mendekati keramaian itu.

"Kebetulan saja tadi pas lewat depan Pasar Gede kok ada ramai-ramai terus berhenti. Saya dekati banyak buah naga dijual Rp 5.000 per kilogram," ungkap dia.

Sementara itu, Koordinator Komppag Solo, Wiharto menjelaskan, HUT ke-88 Pasar Gede mengambil tema "Kembul Agung Windu Welasan" yang memiliki arti menikmati kemurahan hati Sang Pencipta secara bersama (kembulan). Menjauhkan diri dari keserakahan serta toleransi dalam hubungan sosial bermasyarakat.

"Makanya di usianya yang 88 tahun kita bersama pedagang pasar mengadakan pasar murah buah naga. Ke depan akan kita tingkatkan lagi," kata dia.

 

 

Kompas TV Penjualan bandeng murah diadakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Sidoarjo.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.