Kompas.com - 11/01/2018, 19:19 WIB
Bakal calon gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat diwawancarai usai menjalani tes kesehatan di RSHS Bandung, Kamis (11/1/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIBakal calon gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat diwawancarai usai menjalani tes kesehatan di RSHS Bandung, Kamis (11/1/2018).
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil rampung menjalani 11 jam proses tes kesehatan di Paviliun Parahyangan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Kamis (11/1/2018).

Ridwan optimistis mendapat hasil pemeriksaan yang baik. Sebab, secara usia ia merupakan kontestan Pilkada paling muda dengan kondisi fisik yang masih prima.

"Selanjutnya tinggal konsolidasi, mudah-mudahan tidak ada halangan dari kesehatan yah. Kan dalam catatannya memang kadang-kadang suka menjadi isu, tapi kami berdua kebetulan alhamdulilah mungkin usianya relatif paling muda jadi secara fisik masih prima alhamdulillah," ucap Ridwan, Kamis sore.

Pria yang akrab disapa Emil itu menuturkan, ada banyak rangkaian tes yang ia lalui. Dari mulai tes fisik, pemeriksaan penyakit dalam, hingga psikotes.

(Baca juga : Kontestan Pilkada Jabar Akhiri 11 Jam Tes Kesehatan dengan Selfie )

"Ya fisikal pisan ada treadmill 15 menit dan psikotes yang paling susah tanya jawab psikologi, motivasi, dan lain-lain, cek penyakit dalam jantung dan segala rupa. Alhamdulillah lancar kebetulan sudah berlatih jogging juga berminggu-minggu sebelumnya jadi pas 15 menit aman terkendali," tuturnya.

Emil mengatakan, psikotes menjadi sesi paling melelahkan. Sebab, para kontestan dicecar seratusan pertanyaan seusai menjalani tes fisik.

"Saya jawab hampir 90 persen, susah-susah gampang, tidak mudah. Psikotesnya di akhir jadi sudah rada puyeng, disuruh mikir tapi alhamdulillah lancar insya Allah," katanya.

Secara umum, lanjut Emil, tes kesehatan untuk calon gubernur lebih melelahkan dibandingan tes kesehatan untuk calon wali kota dan bupati. Sebab, semua tes dijalankan secara maraton selama sehari.

(Baca juga : Tes Kesehatan 11 Jam, Dokter Sebut Calon di Pilkada Jabar Punya Fisik dan Mental Tangguh )

"Waktu lima tahun lalu beda. Kalau Pilwalkot itu dua hari. Kenapa agak lelah karena dimaratonkan dari dua hari menjadi sehari," jelasnya. 

Kompas TV Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura menyetujui Ridwan Kamil dan UU Ruzhanul Ulum maju Pilgub Jawa Barat.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.