Bikin Heboh, PKPI Tiba-tiba Alihkan Dukungan dari JR Saragih ke Djarot

Kompas.com - 11/01/2018, 18:38 WIB
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Djati Nuswanto (berbaju batik), duduk bersebelahan dengan Pengurus DPP PPP di KPUD Sumut, Rabu (10/1/2018). 
Tribun Medan/Royandi HutasoitWakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Djati Nuswanto (berbaju batik), duduk bersebelahan dengan Pengurus DPP PPP di KPUD Sumut, Rabu (10/1/2018).
EditorCaroline Damanik

MEDAN, KOMPAS.com - Pada detik-detik terakhir pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara di kantor KPU Sumatera Utara, Rabu (10/1/2018), kehebohan terjadi setelah perwakilan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ( PKPI) muncul mengiringi pasangan calon Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus.

Pasalnya, partai ini telah lebih dulu mendaftar sebagai partai pengusung untuk pasangan yang lain, yakni JR Saragih-Ance Selian, bersama Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ( PKPI), Djati Nuswanto, mengaku bahwa partainya sudah mengalihkan dukungannya kepada pasangan calon Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus.

"Dengan hadirnya kami di sini. Adalah bukti bahwa kami sudah mengalihkan dukungan kami kepada pasangan Djarot dan Sihar. Kenapa? Karena kami menyakini pak Djarot lebih mumpuni dan elektabilitasnya lebih tinggi," ujarnya di halaman Kantor KPUD Sumut, Rabu.

(Baca juga : Disindir sebagai Barang Impor di Pilkada Sumut, Djarot Senyum)

Djati mengakui bahwa mereka memang sudah memberikan mandat kepada JR Saragih dan Ance, tetapi partai berubah pikiran.

"Ini politik. Politik tidak kaku. Politik itu mengalir seperti air. Semua mengikuti perkembangan. Kemarin itu pun kami mendukung JR Saragih dan Ance Selian, karena kami belum mendapat kepastian apakah Dajarot maju atau tidak sebagai calon gubernur di Sumatera Utara," ujarnya.

"Kedatangan kami membawa koreksi dan memperbaiki apa yang sudah dilakukan. Di PKPI, DPN PKPI itu punya hak veto, jadi mana yang kami anggap akan berhasil, itulah yang akan kami dukung," tambahnya kemudian.

Ditolak KPU

Sementara itu, Ketua KPU Sumatera Utara Mulia Banurea menegaskan bahwa PKPI tidak dapat lagi mengusung pasangan Djarot dan Sihar sebagai bakal calon di Pilkada Sumut 2018.

Menurut dia, hal ini telah diatur pada Pasal 6 PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan.

"Kalau partai politik yang mendaftarkan bakal calon tidak boleh menarik dukungan. Sebelumnya KPU Sumut telah menyatakan lengkap dan telah memberikan tanda terima kepada bakal pasangan calon JR Saragih dan Ance Selian. Hal tersebut sudah ada regulasinya," kata Mulia di Kantor KPU Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Rabu (10/1/2018).

Berita ini telah tayang di Tribun Medan, Kamis (11/1/2018), dengan judul: KPU Nyatakan PKPI Tak Bisa Ikut Usung Djarot-Sihar ke Pilkada Sumut, Ini Alasannya dan Petinggi PKPI Sebut Partainya Alihkan Dukungan ke Djarot-Sihar, Posisi JR-Ance Terancam?

 

 

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Madiun Lombakan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, Juara Satu Dapat Satu Ton Beras

Kota Madiun Lombakan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, Juara Satu Dapat Satu Ton Beras

Regional
Pasar Cihapit Jadi Tongkrongan Anak Muda Gaul di Bandung, Dulunya Kamp Tawanan Jepang

Pasar Cihapit Jadi Tongkrongan Anak Muda Gaul di Bandung, Dulunya Kamp Tawanan Jepang

Regional
Berebut Tanah Yayasan, Ibu dan Anak di Purbalingga Saling Lapor ke Polisi

Berebut Tanah Yayasan, Ibu dan Anak di Purbalingga Saling Lapor ke Polisi

Regional
Bertambah 28, Total 2.822 Kasus Positif Covid-19 di Sulut

Bertambah 28, Total 2.822 Kasus Positif Covid-19 di Sulut

Regional
Didatangai Ketua DPRD, Siswi di Magetan yang Tinggal di Bekas Kandang Ayam Menangis Ingin Tetap Sekolah

Didatangai Ketua DPRD, Siswi di Magetan yang Tinggal di Bekas Kandang Ayam Menangis Ingin Tetap Sekolah

Regional
Ketua Komisi X: Para Siswa Sudah Rindu Suasana Sekolah

Ketua Komisi X: Para Siswa Sudah Rindu Suasana Sekolah

Regional
Polisi Sebut Warga yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK Diduga Masih Ada Hubungan Keluarga

Polisi Sebut Warga yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK Diduga Masih Ada Hubungan Keluarga

Regional
49 Tenaga Medis RSUD Wonogiri Sembuh, 30 Orang Menunggu Hasil Swab

49 Tenaga Medis RSUD Wonogiri Sembuh, 30 Orang Menunggu Hasil Swab

Regional
Kontroversi Jerinx SID di Media Sosial hingga Berujung Laporan Polisi

Kontroversi Jerinx SID di Media Sosial hingga Berujung Laporan Polisi

Regional
3 Hari Pelarian Warga Jombang Positif Covid-19 di Pontianak, Menggelandang ke Hutan karena Ditolak Teman

3 Hari Pelarian Warga Jombang Positif Covid-19 di Pontianak, Menggelandang ke Hutan karena Ditolak Teman

Regional
Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Regional
Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Regional
927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

Regional
Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Regional
Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X