Penunjukan Taj Yasin sebagai Pendamping Ganjar Solidkan PPP di Jateng - Kompas.com

Penunjukan Taj Yasin sebagai Pendamping Ganjar Solidkan PPP di Jateng

Kompas.com - 10/01/2018, 11:36 WIB
Bakal cagub-cawagub Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri) dan Taj Yasin (kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers usai mendaftar sebagai cagub-cawagub di Kantor KPU Jateng, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (9/1/2018). Ganjar Pranowo dan Taj Yasin diusung partai PDI Perjuangan, PPP, Nasdem dan Demokrat.ANTARA FOTO/R REKOTOMO Bakal cagub-cawagub Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri) dan Taj Yasin (kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers usai mendaftar sebagai cagub-cawagub di Kantor KPU Jateng, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (9/1/2018). Ganjar Pranowo dan Taj Yasin diusung partai PDI Perjuangan, PPP, Nasdem dan Demokrat.

SEMARANG, KOMPAS.com – Penunjukan Taj Yasin sebagai bakal calon wakil Gubernur mendampingi Ganjar Pranowo di Pilkada Jawa Tengah, tak hanya memunculkan perwakilan santri.

Lebih dari itu, penunjukan putra ulama kharismatik KH Maimoen Zubair itu, membuat Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) solid di Jawa Tengah.

Ketua DPW PPP Jawa Tengah Masrukhan Samsurie mengatakan, berkat penunjukan Taj Yasin tak ada lagi proses rekonsiliasi akibat konflik PPP. Semua pihak di internal PPP setuju dengan keputusan itu.

“Mesin PPP ini otomatis jalan, rekonsiliasi pengurus berkait ini selesai,” kata Masrukhan, Rabu (10/1/2018).

Baca juga: Temui Mbah Moen, Ganjar-Yasin Diminta Hati-hati Hadapi Hoaks

Konflik elite PPP tidak hanya terjadi Jakarta, tetapi juga merambah di Jawa Tengah. Gus Wafi, yang juga putra KH Maimoen, selama ini selalu dibanggakan kubu Djan Faridz.

Namun, berkat Gus Yasin, persoalan itu selesai. Kakak Gus Yasin, Majid Kamil, yang sempat dilirik kubu Sudirman Said, saat ini ikut barisan koalisi PDI-P.

Ganjar Pranowo (tengah) dan Taj Yasin (kiri) berkunjung ke kediaman ulama KH Maimoen Zubair di Rembang setelah keduanya mendaftar ke KPU Jateng, Selasa (9/1/2018) malam.DOK. PRIBADI Ganjar Pranowo (tengah) dan Taj Yasin (kiri) berkunjung ke kediaman ulama KH Maimoen Zubair di Rembang setelah keduanya mendaftar ke KPU Jateng, Selasa (9/1/2018) malam.

Majid Kamil bahkan memimpin doa di DPD PDI-P Jateng ketika pasangan Ganjar-Yasin hendak mendaftar ke KPU.

“Di akar rumput selesai. Gus Yasin kakaknya Gus wafi yang selalu dibanggakan Djan Farid juga. Dengan begini selesai, ini jadi berkah bagi PPP,” ujar Masrukhan.

Dengan soliditas ini, PPP yakin dapat menggerakkan seluruh elemen partai untuk memenangkan Ganjar-Gus Yasin. Majunya Yasin juga didukung sejumlah alumnus pesantren besar.

“Kekuatan santri Lirboyo dan Tebu Ireng kemarin ikut datang mendukung, ini semangat santri. Karena Gus Yasin ini putra ulama besar,” tambah dia.

Baca juga: Demokrat Solo Siap Sumbang 15.000 Suara untuk Ganjar-Yasin pada Pilkada Jateng

Pasangan Ganjar-Yasin mendaftar di KPU Jateng pada Selasa (9/1/2018) kemarin. Setelah melakukan verifikasi disaksikan perwakilan partai koalisi, KPU menyatakan berkas pendaftaran pasangan ini lengkap.

Ganjar-Yasin saat ini telah mengantongi 48 kursi dari empat parpol koalisi. Sementara, calon lawannya, Sudirman-Ida mendapat dukungan 42 kursi. Hanya Golkar (10) kursi yang belum menentukan arah koalisi. 

Kompas TV Ada kekhawatiran angka golput tinggi karena calon tidak populer.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorInggried Dwi Wedhaswary
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X