Khofifah Enggan Komentari Mundurnya Azwar Anas di Pilkada Jatim

Kompas.com - 09/01/2018, 20:58 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Trenggalek Emil Dardak di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Jumat (5/1/2018) Kompas.com/Rakhmat Nur HakimMenteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Trenggalek Emil Dardak di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Jumat (5/1/2018)
|
EditorReni Susanti

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku akan mendaftar ke KPU Rabu (10/1/2018) pagi.

"Memang pembukaan pendaftaran dari senin dan pendaftaran ditutup besok. Jadi saya akan mengikuti jadwal Insya Allah jam 09.00 WIB," ujarnya di Bantul, Yogyakarta, Selasa (9/1/2018).

Terkait persiapannya untuk maju di Pilkada Jatim bersama Emil Dardak, Ketua Muslimat NU ini telah menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai Menteri Sosial (Mensos) kepada Presiden Jokowi.

"Ya sudah ada suratnya," imbuh dia.

(Baca juga : Azwar Anas: Saya Tidak Ingin Menjadi Beban... )

Disinggung mengenai kabar masuknya dukungan partai politik lain seperti PAN, dia enggan berkomentar banyak. Begitupun ketika ditanya terkait mundurnya Azwar Anas dari bursa Pilkada Jawa Timur 2018.

"Itu rumah tangga orang. Lebih bagus kita mengatur rumah tangga kita sendiri," tuturnya.

Khofifah mengaku sudah berkawan lama dengan Bupati Banyuwangi itu. Bahkan selama ini ia membangun komunikasi dengan baik.

"Ketika saya minggu kemarin ke Banyuwangi, saya juga sampaikan kepada teman-teman. Ayuk kita doakan mas Azwar supaya bisa melewati masa-masa yang mungkin tidak mudah diatasi secara psikologis. Mudah-mudahan bisa dilalui," pungkasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Sulut Siap Layani Pasien Positif Corona Gunakan Hak Pilih, Begini Mekanismenya

KPU Sulut Siap Layani Pasien Positif Corona Gunakan Hak Pilih, Begini Mekanismenya

Regional
Cerita Kakek 72 Tahun Kumpulkan 2.900 Telur Penyu dalam Sebulan, Dijaga sampai Menetas

Cerita Kakek 72 Tahun Kumpulkan 2.900 Telur Penyu dalam Sebulan, Dijaga sampai Menetas

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Berakhir, Jumlah Pasien yang Sembuh Meningkat

PSBB Kabupaten Bogor Berakhir, Jumlah Pasien yang Sembuh Meningkat

Regional
Kasus Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Diadukan ke KPK

Kasus Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Diadukan ke KPK

Regional
Gubernur Kalbar Copot 2 Kepala SMK, PGRI: Tidak Boleh Sewenang-wenang

Gubernur Kalbar Copot 2 Kepala SMK, PGRI: Tidak Boleh Sewenang-wenang

Regional
Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Regional
Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Regional
14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

Regional
Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Regional
Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Regional
Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Regional
Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Regional
Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Regional
Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Regional
Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X