Kompas.com - 09/01/2018, 18:09 WIB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama istri di Pendopo Shaba Swagata Blambangan Selasa (9/1/2018). Azwar Anas tetap memilih meneruskan kepemimpinannya di Banyuwangi KOMPAS.COM/Ira RachmawatiBupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama istri di Pendopo Shaba Swagata Blambangan Selasa (9/1/2018). Azwar Anas tetap memilih meneruskan kepemimpinannya di Banyuwangi
|
EditorFarid Assifa

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjelaskan keputusannya mundur dari Pilkada Jawa Timur di hadapan ratusan ibu-ibu anggota dari beberapa organisasi perempuan di Pendopo Shaba Wagata Blambangan, Selasa (9/1/2018).

Pada acara yang dihadiri oleh ratusan perempuan yang terdiri dari anggota Dharma Wanita Kabupaten Banyuwangi, Aisyah, Muslimat NU, Fatayat NU, PWRI, Kaukus Perempuan Banyuwangi dan organisasi perempuan lainnya, Anas didampingi istrinya, Ipuk Fiestiandani.

Di hadapan mereka, Anas mengatakan keputusannya mundur adalah demi kepentingan yang lebih besar, yaitu agar Jawa Timur segera kembali produktif dengan ide-ide segar tentang pembangunan, dan tidak masuk ke isu-isu tidak jelas yang selama ini beredar di masyarakat.

Kepada Kompas.com, Anas menjelaskan sengaja mengundang organisasi perempuan yang ada di Banyuwangi karena sejak ia menyatakan mundur dari Pilkada Jawa Timur, banyak sekali perwakilan dari organisasi perempuan yang datang untuk menemuinya.

"Kayak kemarin ada tiga bus dan banyak yang ingin ketemu saya dan ibu. Kalau satu per satu datang kan saya nggak bisa kerja. Kalau nggak ditemui katanya sombong. Saya pikir cuma 50 atau 100 orang ternyata yang datang lebih. Sampai full pendopo. Ada hampir seribu orang," kata Anas.

Baca juga : Anas Akui Masih Berkomunikasi Baik dengan Gus Ipul dan PDI-P

Dia juga mengaku kedatangan mereka menjadi suntikan semangat untuk membangun Banyuwangi lebih hebat. Ia juga membantah bahwa kegiatan tersebut menjadi agenda untuk klarifikasi terkait foto panasnya dengan seorang perempuan yang menyebar di masyarakat.

"Jadi agenda hari ini sekalian untuk konsolidasi kegiatan untuk organisasi perempuan, karena tahun ini ada 400 pelatihan khusus untuk para perempuan, karena perempuan ini menopang pembangunan di Banyuwangi," jelasnya.

Sementara itu, Hasiastuti Suherman (78), ketua Warakawuri, kepada Kompas.com mengatakan sengaja memberikan syal merah putih untuk memberikan semangat kepada Anas yang menyatakan mundur dari pertarungan Pilkada Jawa Timur.

"Saya ini ketua dari istri-istri veteran dan kami sempat kaget saat dengar Pak Anas mundur, tapi nggak apa-apa. Syal tadi simbol ucapan selamat datang kembali ke Banyuwangi. Saya buat sendiri syalnya. Mungkin yang terbaik Pak Anas tetap jadi nakhoda Banyuwangi," jelasnya.

Baca juga : Siapa yang Akan Dipilih PDI-P Gantikan Azwar Anas Dampingi Gus Ipul?

Kompas TV Anas memilih fokus untuk membenahi Kabupaten Banyuwangi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X